3 mnt baca (527 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 07 August 2026, 03:45 WIB

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta
Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

Setiap tahun di Florida, diadakan kompetisi menangkap ular piton.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Florida -

Setiap tahun di Florida, diadakan kompetisi menangkap ular piton. Nah, pemenang kompetisi tahunan Florida Python Challenge tahun ini berhasil memburu dan membasmi 96 ekor ular sanca atau piton Burma (Burmese python) invasif dari Taman Nasional Everglades, sebagai bagian dari inisiatif untuk menekan populasi hewan itu.

Kompetisi ini mengajak para pemburu berpartisipasi selama 10 hari dalam menangkap dan mematikan secara manusiawi sebanyak mungkin ular invasif tersebut di delapan lokasi perburuan yang telah ditentukan. Pemenangnya berhak membawa pulang hadiah uang USD 10.000 atau sekitar Rp 179 juta.

Acara ini diselenggarakan Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC), Distrik Pengelolaan Air Florida Selatan, National Park Service, dan sejumlah lembaga terkait lainnya.

Dikutip detikINET dari Guardian, kompetisi tahun ini menarik 907 peserta dari 30 negara bagian AS, serta dari Kanada dan Vietnam. Sang pemenang, Tom Rahill, mengumpulkan 96 piton Burma yang semuanya berasal dari Everglades.

Berprofesi sebagai pemburu sanca, Rahill mendirikan organisasi bernama SwampApes di Broward County yang mengajak veteran perang pengidap PTSD untuk berburu ular sanca di Florida.

"Saya masuk lebih jauh ke dalam Glades dan saya menemukan 96 ular," ujarnya. Selama 10 hari pelaksanaan di bulan Juli, total 280 ekor ular berhasil disingkirkan. Sebelum kompetisi dimulai, sebanyak 1.400 ekor ular sanca dibasmi sepanjang tahun ini.

Kompetisi ini juga memberikan beberapa hadiah uang tunai lainnya, termasuk USD 1.000 untuk piton terpanjang yang berhasil ditangkap, yang tahun ini diraih oleh Rahm Levinson dengan tangkapan ular sekitar 5 meter.

Piton Burma adalah satwa asli Asia Tenggara yang merusak ekosistem Everglades sejak pertama kali ditemukan di sana tahun 1990-an. Mereka menggerogoti sumber daya alam dan memusnahkan sebagian besar satwa liar asli kawasan tersebut.

Predator puncak ini sangat sulit dideteksi, sehingga populasi mereka membengkak hingga mencapai jumlah yang perkiraan konservatifnya saja berada di angka puluhan ribu ekor.

Betina bertelur hingga puluhan bahkan kadang 100 butir per tahun. Meski banyak anak ular tak bertahan hingga dewasa, terdapat kekhawatiran mereka berkembang biak lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menangkap. Karenanya, kompetisi tahunan ini sekarang diadakan selama musim menetas sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah tangkapan.

Acara ini tercatat telah berhasil menyingkirkan lebih dari 1.600 ekor ular dari kawasan tersebut sejak tahun 2017. Jika digabungkan dengan tangkapan para kontraktor FWC yang berburu reptil ini sepanjang tahun, angkanya melonjak hingga lebih dari 19.000 ekor ular yang berhasil dibasmi sejak 2017.

Sarah Funck, koordinator program di FWC, menyampaikan tak ada solusi instan menyelesaikan invasi piton di Florida, tapi ia menegaskan membasmi seekor saja merupakan kemenangan bagi satwa liar asli Florida.

Iklan Sponsor / Advertisement

Video: Lansia 66 Tahun Ditelan Ular Piton 6 Meter


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!
INDUSTRI IT

Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menyatakan hijrah dari urusan ijazah Jokowi. Sebenarnya dia sudah...

Baca Selengkapnya →
Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
INDUSTRI IT

Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,69% dalam sepekan hingga ditutup pada level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya →
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol
INDUSTRI IT

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi melaksanakan apel kebangsaan bertajuk Jaga Jakarta untuk Indonesia di Monas, Jakarta Pus...

Baca Selengkapnya →