3 mnt baca (491 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 10 August 2026, 11:39 WIB

BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic
BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan inovasi untuk mendukung MBG. Ini dia di antaranya.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyampaikan inovasi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). BRIN mengaku akan terus membangun inovasi seluruh rantai MBG.

Kali ini, dalam paparan di konferensi pers Indonesia Innovator Award, Senin (10/8/2026), Arif menjabarkan lebih detail mengenai beberapa inovasi BRIN untuk mendukung MBG. Apa saja inovasi BRIN untuk MBG?

Teknologi BRIN untuk MBG

Yang pertama adalah kategori produksi bahan baku. Untuk awalan ialah inovasi mie prebiotik tinggi protein. Dikatakan mie ini memiliki kandungan protein lebih dari 35% kebutuhan protein orang dewasa. Selain inovasi makanan, ada teknologi food saver yang disiapkan untuk menjaga kesegaran bahanan makanan untuk MBG.

Kategori selanjutnya adalah pengolahan pangan. Inovasinya berupa mesin pemasak sistem terbuka. Jadi, mesin ini mampu mematangkan bahan, menghilangkan bau langu, hingga mensterilkan cairan. Terobosan kedua di kategori ini yakni mesin retort skala UMKM untuk pengawasan pangan berbasis IoT dan produksi RTE berkualitas.

Kemudian, kategori ketiga yaitu pengemasan. Inovasi kemasan aktif dijamin menjaga mutu, keamanan dan umur simpan pangan. Lalu, ada smart bioplastic berbasis biomassa guna pendeteksi kadaluarsa makanan.

Kategori keempat ialah quality control & food safety. Ada dua hal inovasi yang diberikan BRIN yaitu fresh scan dan test-kit MBG. Fresh scan mampu mendeteksi kesegaran makanan berbasis gas H2S dan NH3 terintegrasi IoT, sementara test-kit MBG merupakan perangkat deteksi pembusukan makanan berbasis multisensor gas (lima jenis gas). Plus, ada test-kit untuk mendeteksi kehalalan MBG.

Terakhir, ada monitoring dan evaluasi (monev) berbasis kecerdasan buatan (AI) pada MBG. Monev AI ini sistem pengawasan otomatis untuk memantau keamanan pangan, kualitas gizi, higienitas dapur, serta rantai pasok secara real-time. Tujuannya mencegah risiko seperti keracunan makanan.

BRIN Dukung Ubah Pola Pikir Peneliti

Pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-31, BRIN mengusung tema 'Teknologi Berdampak untuk Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur'. Tema tersebut dipilih untuk menekankan peran strategis teknologi dalam membangun masa depan bangsa.

Iklan Sponsor / Advertisement

Melansir Antara, Arif juga menyoroti pentingnya mengubah pola pikir para peneliti. Dari yang sebelumnya hanya melakukan riset demi riset (research for research), menjadi riset yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat luas (research for impact).

"Kita harus mendorong hilirisasi riset dan inovasi. Riset tidak boleh berhenti pada publikasi atau prototipe, tetapi harus menjadi produk yang bermanfaat. Kebijakan yang tepat sasaran, serta solusi nyata bagi permasalahan bangsa," tutur Arif.

Sejalan dengan visi tersebut, Arif mengingatkan pesan penting dari Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menyampaikan bahwa kapasitas sebuah negara dalam menguasai teknologi akan sangat menentukan posisi dan martabatnya di mata dunia internasional.

Video: 107 Warga Tanjungsari Bogor Diduga Keracunan Mie Ayam MBG

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

BRIN Jabarkan Inovasi untuk Program MBG, Ada Smart Bioplastic. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Menko Polkam Ungkap Tantangan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla
CYBER SECURITY

Menko Polkam Ungkap Tantangan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla

Menko Polkam Djamari Chaniago menyatakan operasi modifikasi cuaca sebagai solusi efektif untuk memadamkan kebakaran hutan di Indonesia.

Baca Selengkapnya →
Pakai Baju ini Biar Wajah Tak Bisa Dilacak dan Dikenali Kamera
INDUSTRI IT

Pakai Baju ini Biar Wajah Tak Bisa Dilacak dan Dikenali Kamera

Pendiri SecKC, Bill Swearington, temukan cara menghindari deteksi kamera pengawas dengan pola khusus.

Baca Selengkapnya →
LG PuriCare AeroMini Rilis di Indonesia, Harga Cuma Rp 1 Jutaan
TEKNOLOGI & IT

LG PuriCare AeroMini Rilis di Indonesia, Harga Cuma Rp 1 Jutaan

LG PuriCare AeroMini resmi hadir di Indonesia dengan filter tiga lapis, sirkulasi udara 360 derajat, LG ThinQ dan harga mulai Rp 1 jutaan.

Baca Selengkapnya →