4 mnt baca (675 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 07 August 2026, 08:45 WIB

Dari Pekerja Pabrik hingga Guru, Begini AI Mengubah Hidup Peserta AWS Summit

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Dari Pekerja Pabrik hingga Guru, Begini AI Mengubah Hidup Peserta AWS Summit
Dari Pekerja Pabrik hingga Guru, Begini AI Mengubah Hidup Peserta AWS Summit
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

AI tak hanya dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan karier.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Jakarta -

Kecerdasan buatan (AI) tak hanya dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan karier dan keterampilan.

Hal itu tercermin dari kisah peserta program pelatihan Amazon Web Services (AWS), mulai dari mantan pekerja pabrik hingga guru di daerah yang kini memanfaatkan AI dalam pekerjaannya.

"Sejak 2017, AWS mencatat telah membantu lebih dari 1,3 juta masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan cloud dan AI melalui berbagai program pelatihan, kolaborasi, dan sertifikasi," kata Yashinta Bahana, Head APJ Market Expansion & Strategic Partnerships AWS, dalam salah satu sesi di perhelatan AWS Summit Jakarta di Ritz Carlton, Pacific Place, Kamis (6/8).

Yashinta menyebutkan, AWS ingin memastikan semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki kesempatan belajar teknologi AI tanpa terkendala latar belakang maupun lokasi.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti IndonesiapandAI, yang menyediakan pembelajaran mandiri mengenai cloud dan AI generatif secara gratis dalam bahasa Indonesia, hingga MAIN (Mastering AI for Nation-Building) yang menjadi program akselerasi karier selama lima bulan bagi pekerja muda di Jawa Barat.

Selain itu, AWS juga menghadirkan sejumlah program lain seperti AWS Terampil di Awan, AWS CendekiAwan, AWS & Dicoding Back-End Academy, AWS AI Academy, AWS re/Start, AWS Academy, AWS Educate, dan AWS Skill Builder.

Dari Pabrik ke Dunia Teknologi

Salah satu peserta yang merasakan manfaat program tersebut adalah Fajrianwar Fachrul asal Semarang. Lulusan SMKN 7 Semarang jurusan Teknik Konstruksi Batu dan Beton itu sempat bekerja sebagai petugas quality control di perusahaan beton pracetak. Namun saat pandemi COVID-19, kontrak kerjanya berakhir dan ia harus berhenti kuliah karena keterbatasan biaya.

Alih-alih kembali mencari pekerjaan di bidang yang sama, Fajri memutuskan beralih ke dunia teknologi. Ia mengikuti program beasiswa AWS & Dicoding Back-End Academy dan berhasil meraih sertifikasi AWS Certified Cloud Practitioner.

Kini, Fajri telah bekerja selama empat tahun sebagai React Engineer dan dipercaya menangani arsitektur sistem berbasis AWS di perusahaannya. Ia juga kembali melanjutkan kuliah sambil bekerja.

"Dulu, saya harus memilih antara bekerja atau belajar. Sekarang saya bisa melakukan keduanya. Saya bekerja, saya belajar, dan saya terus berkembang. Program AWS & Dicoding membantu mengubah hidup saya dan membuat saya terus bekerja dengan teknologi terbaru," kata Fajri.

Guru di Tapanuli Kini Ajarkan AI

Perubahan serupa juga dirasakan Fajar Darozat, guru fisika di SMAN 1 Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mengajar di daerah yang berjarak sekitar 250 kilometer dari Medan membuat akses terhadap pelatihan teknologi terbaru tidak selalu mudah.

Namun, Fajar mengikuti program IndonesiapandAI yang diselenggarakan AWS bersama YPKBI dan berhasil meraih sertifikasi AWS Certified AI Practitioner. Tak hanya mempelajari teori, Fajar juga mendapat pengalaman membangun aplikasi berbasis AI. Pengalaman itu kini ingin ia bawa ke ruang kelas agar siswa maupun rekan sesama guru lebih mengenal teknologi AI.

"Meraih sertifikasi AWS AI menunjukkan kepada saya bahwa seorang guru dari daerah pinggiran dapat mencapai standar yang sama dengan para profesional di bidang ini. Sekarang saya merasa percaya diri untuk mengajarkan AI kepada siswa dan rekan-rekan pendidik saya, karena saya tidak hanya membicarakannya, saya sudah memanfaatkan dan berkembang bersamanya," ujar Fajar.

Iklan Sponsor / Advertisement

Melalui berbagai program pelatihan tersebut, AWS berharap semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki keterampilan cloud dan AI sehingga mampu memanfaatkan peluang yang lahir dari perkembangan teknologi tersebut, baik untuk meningkatkan karier maupun mendukung transformasi digital di berbagai sektor.

Pesan Jenderal Hoegeng Iman Santoso, yang Dihadirkan Melalui Teknologi A.I


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita Dari Pekerja Pabrik hingga Guru, Begini AI Mengubah Hidup Peserta AWS Summit yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!
INDUSTRI IT

Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menyatakan hijrah dari urusan ijazah Jokowi. Sebenarnya dia sudah...

Baca Selengkapnya →
Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
INDUSTRI IT

Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,69% dalam sepekan hingga ditutup pada level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya →
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol
INDUSTRI IT

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi melaksanakan apel kebangsaan bertajuk Jaga Jakarta untuk Indonesia di Monas, Jakarta Pus...

Baca Selengkapnya →