3 mnt baca (422 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 09 August 2026, 00:00 WIB

Ilmuwan Sukses Ciptakan Virus Pakai AI, Picu Pro Kontra

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Ilmuwan Sukses Ciptakan Virus Pakai AI, Picu Pro Kontra
Ilmuwan Sukses Ciptakan Virus Pakai AI, Picu Pro Kontra

Ilmuwan berhasil menciptakan virus yang dirancang menggunakan AI. Inovasi ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan peneliti.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Ilmuwan berhasil membuat virus yang dirancang oleh kecerdasan buatan (AI) untuk pertama kalinya. Pencapaian ini membangkitkan harapan akan inovasi baru di dunia kesehatan, sekaligus menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana memastikan teknologi tersebut tetap aman.

Dalam studi yang diterbitkan lewat jurnal Science, ilmuwan dari Arc Institute dan Stanford University menciptakan jenis virus spesifik yang dikenal sebagai bakteriofag. Virus ini hanya menginfeksi bakteri dan digunakan untuk mengobati pasien dengan infeksi persisten.

Virus itu diciptakan menggunakan genome language model Evo 1 dan Evo 2. Cara kerjanya mirip dengan LLM seperti ChatGPT atau Claude, tapi model ini dilatih menggunakan triliunan nukleotida (blok penyusun DNA) dan mempelajari tata bahasa kode genetik.

Untuk eksperimen ini, tim peneliti melatih model tersebut menggunakan 15.000 virus dari famili yang sama seperti Phi X-174, virus kecil yang hanya menginfeksi bakteri E. coli.

Penelitian ini sengaja mengecualikan kode genetik untuk virus yang dapat menginfeksi tumbuhan, manusia, atau hewan lain untuk mengurangi risiko terciptanya virus berbahaya.

EVo menciptakan sekitar 700.000 calon virus baru, dan tim ilmuwan kemudian memiliki 285 kandidat yang paling menjanjikan untuk dimasukkan ke dalam bakteri. Pada akhirnya, 16 ciptaan Evo menghasilkan virus yang berfungsi.

Dalam laporannya, ilmuwan mengatakan kemampuan untuk merancang genom dengan cepat dan menyesuaikannya dengan mikroorganisme tertentu sambil mengatasi resistensi tentu dapat mengubah terapi phage dan memperluas perangkat bioteknologi.

Namun, ilmuwan Prof. Tom Inglesby dan Dr. Moritz Hanke dari Center for Health Security di Johns Hopkins University memperingatkan bahwa penelitian ini menimbulkan kekhawatiran terkait biosafety, biocontainment, dan biosecurity.

"Meskipun hal ini menjanjikan untuk aplikasi ilmu hayati, ini juga menimbulkan pertanyaan mendesak tentang biosafety dan biosecurity," tulis Inglesby dan Hanke, seperti dikutip dari The Guardian (8/8/2026).

Iklan Sponsor / Advertisement

"Kemampuan untuk membuat genom virus menggunakan AI generatif kini telah ada; namun, tata kelola untuk mengarahkannya dengan aman belum ada," sambungnya.

Genom bakteriofag sangat kecil, tapi Inglesby dan Hanke mengatakan eksperimen ini membuktikan bahwa AI generatif dapat menciptakan genom virus yang berfungsi.

Belum diketahui apakah pendekatan yang sama dapat digunakan di virus lain, tapi mereka mengatakan penelitian terhadap patogen yang dapat menginfeksi manusia, hewan, atau tumbuhan sebaiknya tidak dilanjutkan.

Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Ilmuwan Sukses Ciptakan Virus Pakai AI, Picu Pro Kontra. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Waspada Hujan Lebat di 7 Wilayah Hari Ini, Cek Daftarnya
CYBER SECURITY

Waspada Hujan Lebat di 7 Wilayah Hari Ini, Cek Daftarnya

BMKG memprediksi hujan lebat di sejumlah daerah hari ini, meski musim kemarau. Simak daftar wilayah yang berpotensi hujan dan angin kencang.

Baca Selengkapnya →
Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain
TEKNOLOGI & IT

Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain

Meta menyatakan bahwa salah satu model kecerdasan buatannya (AI) mengakses internet dengan sendirinya dan meretas perusahaan lain.

Baca Selengkapnya →
Mengapa Kutub Selatan Bulan Jadi Rebutan AS dan China?
TEKNOLOGI & IT

Mengapa Kutub Selatan Bulan Jadi Rebutan AS dan China?

China menunjukkan kemajuan pesat dalam teknologi antariksa dan Amerika Serikat pun mengantisipasinya.

Baca Selengkapnya →