3 mnt baca (430 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 09 August 2026, 07:00 WIB

Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun

James Dacombe, pendiri perusahaan chip AI Olix verusia 25 tahun, masuk dalam jajaran miliarder Inggris

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — James Dacombe setelah perusahaan rintisannya mencapai valuasi 2,5 miliar pound sterling (USD 3,3 miliar atau Rp 60 triliun) dalam putaran pendanaan yang melipatgandakan nilainya hingga tiga kali lipat hanya dalam enam bulan.

Olix meraup 232 juta pound sterling dalam putaran pendanaan yang dipimpin Fundomo, perusahaan asal New York, dengan dukungan dari perancang chip asal Inggris Arm, salah satu pendiri Netflix Reed Hastings, serta Sovereign AI, yang merupakan sarana investasi kecerdasan buatan milik pemerintah Inggris.

Sebelum penggalangan dana, Dacombe punya 38,6% saham di Olix melalui perusahaan induknya, Bletchley Industries. Berdasarkan valuasi terbaru Olix, nilai kepemilikan saham tersebut diperkirakan mencapai sekitar 946 juta pound sterling (USD 1,27 miliar). Persentase pasti kepemilikannya setelah putaran pendanaan ini belum diungkap.

Didirikan tahun 2024, Olix mengembangkan chip inferensi AI, yakni semikonduktor khusus yang dirancang untuk menjalankan model kecerdasan buatan terlatih dengan lebih efisien dibanding chip konvensional. Perusahaan ini berencana merampungkan desain cip DX-1 tahun ini sebelum meningkatkan produksinya pada akhir 2027.

Dacombe tumbuh di Harrogate, Inggris utara dan belajar pemrograman komputer otodidak pada usia 13 tahun dengan membuat web dan aplikasi. Setelah keluar dari Ashville College, ia melanjutkan ke kampus St Aidan's and St John Fisher tahun 2017, tapi memutuskan berhenti setelah dua hari.

Tahun berikutnya, ia mendirikan CoMind, perusahaan teknologi medis yang mengembangkan perangkat pemantau otak non invasif guna membantu dokter memantau aktivitas otak tanpa perlu operasi.

Di 2022, Dacombe bergabung dengan Thiel Fellowship, program yang didirikan oleh salah satu pendiri PayPal Peter Thiel. Program ini memberikan pendanaan USD 100.000-yang kemudian dinaikkan menjadi USD 250.000 untuk peserta baru, serta bimbingan bagipengusaha muda yang memilih merintis bisnis alih-alih melanjutkan pendidikan tinggi.

Ia kemudian mendirikan Olix dua tahun setelahnya, yang awalnya bernama Flux, melalui perusahaan induknya Bletchley Industries, yang juga membawahi CoMind. Olix termasuk dalam kelompok startup semikonduktor dengan ambisi menantang Nvidia, yang GPU- nya mendominasi pasar pelatihan dan pengoperasian model AI tingkat lanjut.

Iklan Sponsor / Advertisement

Perusahaan tersebut menyatakan chip mereka tidak bergantung pada sejumlah komponen memori yang ketersediaannya saat ini terbatas. Ini memungkinkan sistem AI beroperasi dengan biaya lebih rendah sekaligus meningkatkan kinerjanya. Josephine Kant, Kepala Divisi Ventura di Sovereign AI, mendeskripsikan Dacombe sebagai salah satu pendiri terpenting di generasinya.

Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
CEO Telegram Pavel Durov Resmi Jadi Buronan Internasional Rusia
TEKNOLOGI & IT

CEO Telegram Pavel Durov Resmi Jadi Buronan Internasional Rusia

Rusia mendakwa Pavel Durov, pendiri, pemilik, sekaligus CEO aplikasi pesan Telegram, dengan tuduhan membantu terorisme dan memasukkannya ke daftar buronan.

Baca Selengkapnya →
Era Baru Bioteknologi, AI Kini Mampu Rancang Virus
INDUSTRI IT

Era Baru Bioteknologi, AI Kini Mampu Rancang Virus

AI kini mampu merancang virus, membuka peluang baru dalam pengembangan obat. Namun, muncul kekhawatiran tentang keamanan dan potensi penyalahgunaan teknologi.

Baca Selengkapnya →
Gawat! GTA 6 Bisa Tunda Rilis Lagi Meski Sudah Buka Pre-order
TEKNOLOGI & IT

Gawat! GTA 6 Bisa Tunda Rilis Lagi Meski Sudah Buka Pre-order

Mantan pengembang game di Rockstar menyampaikan bahwa penundaan rilis GTA 6 kemungkinan bisa terjadi lagi. Bahkan, meskipun penerbitnya telah membuka pre-order.

Baca Selengkapnya →