3 mnt baca (539 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 10 August 2026, 15:04 WIB

Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak
Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak

Tim peneliti dari University of Texas di Austin berhasil mengembangkan sebuah soft patch (plester) inovatif yang mampu membantu penggunanya tidur lebih nyenyak.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Tim peneliti dari University of Texas di Austin (UT Austin) berhasil mengembangkan sebuah soft patch inovatif yang mampu membantu penggunanya memasuki fase tidur REM (Rapid Eye Movement) lebih cepat dan bertahan lebih lama. Menariknya, inovasi medis ini bekerja secara efektif tanpa memerlukan intervensi obat-obatan maupun prosedur bedah.

Dalam uji coba yang melibatkan 28 orang peserta, alat yang diberi nama NEUSLeeP ini terbukti mampu membuat penggunanya mencapai fase tidur REM 43 menit lebih awal dari biasanya. Selain itu, para peserta juga dilaporkan bertahan di fase tidur lelap tersebut sekitar 16 menit lebih lama.

Menggabungkan ultrasound dan pemantauan real-time

Perangkat wearable ini bekerja dengan cara yang cukup unik, yakni menggabungkan stimulasi ultrasound yang lembut dengan elektroda untuk membaca aktivitas otak. Kombinasi inovatif ini memungkinkan perangkat untuk menjangkau bagian dalam otak yang terkait dengan tidur REM, sekaligus melacak respons otak secara real-time dari luar tengkorak.

Kai Wing Tang, lulusan doktoral teknik biomedis UT Austin yang memimpin penelitian ini, menyebutkan bahwa pencapaian yang telah diterbitkan dalam jurnal Nature Communications tersebut membuka babak baru di ranah ilmu saraf.

Asisten Profesor Departemen Teknik Biomedis UT Austin, Huiliang Wang, yang turut mengawasi penelitian ini menambahkan bahwa kemampuan alat untuk memberikan stimulasi sekaligus memantau secara real-time adalah keunggulan utamanya. Ia menilai patch yang ditempelkan pada kulit ini dapat membuka jalan baru bagi para peneliti dan dokter untuk mempelajari serta mengobati gangguan tidur pasien langsung dari rumah mereka.

Potensi redakan stres hingga PTSD

Manfaat dari patch NEUSLeeP ini rupanya tidak hanya sebatas memperbaiki waktu tidur. Pada peserta yang sehat, stimulasi yang diberikan terbukti mampu meningkatkan variabilitas detak jantung, sebuah metrik penting yang digunakan untuk menilai seberapa baik tubuh manusia merespons stres. Hasil pemindaian otak juga menunjukkan adanya perubahan positif pada sirkuit yang terkait dengan pengaturan emosi.

Gregory Fonzo, Asisten Profesor di Departemen Psikiatri dan Ilmu Perilaku Dell Medical School, menjelaskan bahwa tidur REM bukan sekadar fase di mana mimpi terjadi. Fase ini adalah momen krusial saat otak memproses emosi dan beradaptasi dengan stres.

Temuan ini dinilai sangat signifikan karena gangguan pada fase tidur REM sering kali memiliki korelasi yang kuat dengan berbagai masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, hingga PTSD. Selama ini, perawatan konvensional seperti terapi dan konsumsi obat tidak selalu berhasil mengatasi akar masalah gangguan tidur dan kerap memicu efek samping yang tidak diinginkan.

Iklan Sponsor / Advertisement

Ke depannya, para peneliti berencana untuk mengadakan uji coba dalam skala yang lebih besar guna memastikan apakah patch pintar ini bisa dimanfaatkan secara spesifik untuk membantu penderita PTSD, depresi, dan insomnia kronis. Saat ini, tim peneliti juga tengah bekerja sama dengan kantor komersialisasi UT Austin, Discovery to Impact, untuk membawa produk ini ke pasaran, yang mana permohonan patennya juga telah resmi diajukan, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (10/8/2026).

Mitos atau Fakta: Makan Mentega Bikin Anak Tidur Nyenyak

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?
TEKNOLOGI & IT

iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?

Tool jailbreak populer, Dopamine 3.0, akhirnya resmi dirilis dan membawa dukungan untuk iOS 26.0 serta iOS 26.0.1.

Baca Selengkapnya →
Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda
TEKNOLOGI & IT

Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda

Akamai merilis laporan keamanan State of the Internet (SOTI) terbaru bertajuk The Enterprise AI Usage Risk Report 2026.

Baca Selengkapnya →
Amerika Siapkan 'Tombol Pembunuh', Ancaman Besar Sudah Tak Terkendali
INDUSTRI IT

Amerika Siapkan 'Tombol Pembunuh', Ancaman Besar Sudah Tak Terkendali

AS percepat pembahasan RUU AI Kill Switch Act untuk mencegah peretasan oleh model AI. Simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya →