3 mnt baca (553 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 06 August 2026, 22:45 WIB

Kuil Kuno 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan Saat Bebersih

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Kuil Kuno 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan Saat Bebersih
Kuil Kuno 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan Saat Bebersih
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

Proyek pembangunan jalan raya di Italia tak sengaja mengungkap kuil kuno berusia 2.500 tahun.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Jakarta -

Proyek pembangunan jalan raya di Italia tak sengaja mengungkap kuil kuno berusia 2.500 tahun. Saat bersih-bersih bom peninggalan perang sebelum konstruksi dimulai, pekerja justru menemukan kompleks tempat suci atau sanctuary yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-5 sebelum Masehi.

Kuil kuno tersebut berlokasi di Ponso, sekitar 72 km di barat daya Venesia. Ketika itu, pekerja dari perusahaan Veneto Strade S.p.A. sedang membangun jalan baru yang menghubungkan Borgo Veneto dan Carceri.

Diketahui bahwa masih ada sisa-sisa ranjau dan bom dari Perang Dunia II. Oleh karena itu, sebelum alat berat mulai bekerja, tim terlebih dahulu melakukan pembersihan. Nah, di situlah artefak pertama ditemukan.

Melansir The New York Post, temuan itu segera ditindaklanjuti oleh Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape, yang kemudian melakukan penggalian lebih luas.

"Seiring berlanjutnya penggalian, muncul struktur fondasi besar berbentuk persegi panjang yang dapat diidentifikasi sebagai kuil, salah satunya memiliki ciri kuil peripteral yang dikelilingi deretan kolom di keempat sisinya," bunyi pernyataan otoritas arkeologi Italia.

Dari penggalian itu, terungkap fondasi bangunan monumental yang diyakini merupakan bagian dari kompleks keagamaan bangsa Veneti, masyarakat yang menghuni wilayah timur laut Italia sebelum dikuasai Romawi.

Selain fondasi kuil, arkeolog menemukan pecahan kolom batu, balok-balok bangunan, hingga sejumlah prasasti. Sebagian ditulis dalam bahasa Latin, tetapi banyak pula menggunakan aksara Venetik, bahasa kuno yang digunakan masyarakat Veneti sebelum masa Romawi. Beberapa batu berukir diketahui memiliki sifat votif (dipersembahkan sebagai bagian dari ritual keagamaan).

"Sebagian batu berinskripsi tampaknya digunakan kembali sebagai bagian dari struktur lantai berpaving, sementara sebagian lainnya masih berada di posisi aslinya," kata otoritas arkeologi Italia.

Masih terus digunakan

Yang menarik, situs tersebut tampaknya tidak ditinggalkan begitu saja ketika wilayah itu memasuki era Romawi. Dari hasil penelitian sementara, para arkeolog menemukan bahwa lantai batu di kompleks itu kemungkinan dibangun sekitar abad pertama Masehi.

Hal ini menunjukkan kawasan tersebut tetap dimanfaatkan meski fungsi maupun tradisi budayanya telah berubah.

"Situs ini tampaknya tetap memiliki fungsi penting pada masa Romawi, meskipun diwujudkan melalui bentuk dan kerangka budaya yang berbeda dibandingkan fase sebelumnya," tulis pernyataan resmi tersebut.

Para peneliti menduga salah satu cabang Sungai Adige pernah meluap dan membanjiri kawasan itu pada masa lampau. Meski demikian, bukti awal menunjukkan kompleks tersebut tidak ditinggalkan setelah banjir, malahan terus digunakan selama beberapa abad.

Penemuan di Ponso menambah daftar temuan arkeologi penting di Italia dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, arkeolog menemukan nekropolis Zaman Besi berusia hampir 3.000 tahun di Trento, serta sisa-sisa kota Romawi kuno di dekat Via Appia, jalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Iklan Sponsor / Advertisement

Video Inter Milan ke Final Coppa Italia Usai Comeback Lawan Como 3-2


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita Kuil Kuno 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan Saat Bebersih yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!
INDUSTRI IT

Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menyatakan hijrah dari urusan ijazah Jokowi. Sebenarnya dia sudah...

Baca Selengkapnya →
Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
INDUSTRI IT

Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,69% dalam sepekan hingga ditutup pada level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya →
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol
INDUSTRI IT

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Libatkan Ormas sampai Ojol

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi melaksanakan apel kebangsaan bertajuk Jaga Jakarta untuk Indonesia di Monas, Jakarta Pus...

Baca Selengkapnya →