Baterai menjadi salah satu pertimbangan penting saat membeli HP baru. Tecno mencoba menjawab kebutuhan tersebut lewat Pova 8 5G, ponsel kelas menengah yang membawa baterai jumbo berkapasitas 8.000 mAh.
Kapasitas tersebut jauh lebih besar dibanding baterai 5.000-6.000 mAh yang lazim ditemukan pada smartphone saat ini. Tecno bahkan mengklaim Pova 8 5G sanggup menemani aktivitas hingga dua hari tanpa perlu bertemu charger.
Namun Pova 8 5G bukan sekadar HP berbaterai besar. Tecno membekalinya dengan layar 144 Hz, chipset MediaTek Dimensity 7100 5G, kamera utama 50 MP, hingga fitur unik bernama Alive Matrix Display di bagian belakang.
Lantas, seperti apa pengalaman menggunakan Tecno Pova 8 5G dan apakah baterai 8.000 mAh benar-benar bisa membuat penggunanya terbebas dari charger selama dua hari?
Desain Futuristik, Ada Layar Unik di Belakang
Kesan berbeda langsung terlihat ketika melihat bagian belakang Pova 8 5G. Tecno mengusung desain bergaya futuristik dengan sentuhan semi-transparan yang membuat ponsel ini cukup mudah dikenali.
Bagian yang paling mencuri perhatian adalah modul kamera berbentuk lingkaran besar. Di sinilah Tecno menempatkan Alive Matrix Display, layar dot-matrix kecil yang dapat menampilkan berbagai animasi dan informasi.
Alive Matrix Display bisa bereaksi terhadap notifikasi, musik, panggilan, pengisian baterai, hingga aktivitas lainnya. Fitur ini memang bukan sesuatu yang wajib ada di smartphone, tetapi memberikan sentuhan personal yang membuat Pova 8 5G terasa berbeda.
Bodi ponsel memiliki dimensi 165,6 x 78,4 x 8,8 mm dengan bobot 225 gram. Bobot tersebut cukup terasa ketika digunakan dalam waktu lama, sesuatu yang bisa dimaklumi mengingat baterai besar yang berada di dalamnya.
Tecno juga memberikan sertifikasi IP64 untuk perlindungan terhadap debu dan percikan air. Pilihan warnanya terdiri dari Arc White, Graphite Black, Echo Green dan Helios Orange yang detikINET review. Warnanya begitu memikat mata.
Layar 144 Hz Mulus
Bagian depan ditempati layar 6,76 inch dengan resolusi Full HD+ 2.344 x 1.080 pixel. Refresh rate-nya dapat mencapai 144 Hz, dengan pilihan 45 Hz, 60 Hz, 90 Hz, 120 Hz hingga 144 Hz.
Refresh rate tinggi membuat scrolling media sosial, berpindah menu, hingga bermain game terasa mulus. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 950 nits dalam mode HBM sehingga masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.
Hanya saja, Tecno masih menggunakan panel IPS LCD. Pada kelas harga ini sudah cukup banyak kompetitor menawarkan AMOLED dengan warna lebih pekat dan tingkat hitam lebih dalam.
Untungnya, refresh rate 144 Hz menjadi kompensasi yang cukup menarik, terutama bagi pengguna yang lebih mengutamakan kelancaran layar untuk gaming.
Performa Cukup Ngebut
Dapur pacu Tecno Pova 8 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 7100 5G yang dibuat dengan fabrikasi 6 nm. Chip tersebut memiliki CPU octa-core dengan kecepatan hingga 2,4 GHz dan GPU Mali-G610 MC2.
Di Indonesia tersedia konfigurasi RAM 6 GB atau 8 GB dengan penyimpanan internal 128 GB dan 256 GB. Tecno turut menyediakan Extended RAM untuk menambah kapasitas RAM secara virtual.
detikINET sempat melakukan sejumlah pengujian benchmark untuk melihat kemampuan Pova 8 5G. Berikut hasilnya:
- AnTuTu: 783.497
- PCMark Work 3.0: 10.370
- Geekbench Single Core: 982
- Geekbench Multi Core: 2.862
Skor AnTuTu yang mendekati 800 ribu poin menunjukkan Pova 8 5G punya performa yang cukup bertenaga untuk kelas menengah. Angka ini menggambarkan kemampuan keseluruhan perangkat, mulai dari CPU, GPU, memori hingga pengalaman antarmuka.
Sementara skor Geekbench 982 untuk single-core dan 2.862 untuk multi-core menunjukkan performa CPU yang memadai untuk menjalankan aplikasi sehari-hari maupun multitasking. Hasil PCMark Work 3.0 sebesar 10.370 juga memperlihatkan Pova 8 5G cukup mumpuni menangani aktivitas seperti browsing, mengolah dokumen, membuka media sosial hingga mengedit foto ringan.
Hasil benchmark tersebut sejalan dengan pengalaman penggunaan sehari-hari. Membuka media sosial, browsing, streaming video hingga berpindah-pindah aplikasi dapat dilakukan dengan responsif.
Pova 8 5G juga masih mampu diajak memainkan game populer. Mobile Legends dan game kompetitif sejenis dapat berjalan mulus, sementara game yang lebih berat masih nyaman dimainkan dengan pengaturan grafis yang disesuaikan.
Agar pengujian performa grafisnya lebih afdol, detikINET turut menjalankan 3DMark Wild Life. Hasilnya, Pova 8 5G mencatatkan skor 2.529 poin.
Skor tersebut memperlihatkan GPU Mali-G610 MC2 yang dibawa Dimensity 7100 punya kemampuan grafis yang cukup mumpuni untuk kelasnya. Pova 8 5G bukan ponsel gaming kelas flagship, tetapi tenaganya sudah memadai untuk memainkan berbagai game populer dengan lancar, selama pengaturan grafis disesuaikan untuk game yang lebih berat.
Ponsel ini menjalankan HiOS 16 berbasis Android 16. Tecno turut membekalinya dengan sejumlah fitur AI dan optimasi untuk gaming serta konektivitas.
Baterai 8.000 mAh, Bisa 2 Hari?
Inilah senjata utama Tecno Pova 8 5G. Di balik bodinya tertanam baterai 8.000 mAh, salah satu kapasitas terbesar di kelasnya.
Dengan penggunaan normal yang terdiri dari WhatsApp, browsing, media sosial, streaming, kamera dan sesekali bermain game, kapasitas sebesar ini membuat kekhawatiran mencari colokan jauh berkurang.
Tecno mengklaim baterainya mampu bertahan hingga dua hari. Klaim tersebut cukup masuk akal untuk penggunaan ringan hingga moderat.
Pengguna dengan aktivitas lebih intensif kemungkinan tetap harus mengisi baterai lebih cepat, tetapi daya tahannya masih menjadi salah satu keunggulan terbesar Pova 8 5G.
Tecno sendiri mengklaim baterai Pova 8 5G dapat digunakan lebih dari 60 jam untuk melakukan panggilan, 85 jam memutar musik, serta sekitar 14 jam bermain game MOBA.
Untuk mengisi baterai jumbo tersebut tersedia 45W Super Charge. Kecepatan ini memang bukan yang tercepat di kelasnya, apalagi baterainya mencapai 8.000 mAh. Ada pula dukungan reverse charging 10W sehingga Pova 8 5G dapat dimanfaatkan untuk mengisi perangkat lain dalam kondisi darurat.
Baterai bisa terisi 40% saat charging selama 30 menit. Sementara untuk mengisi penuh dibutuhkan waktu hampir 1,5 jam.
Kamera 50 MP Cukup untuk Sehari-hari
Untuk urusan fotografi, Pova 8 5G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan autofocus. Kamera depannya memiliki resolusi 13 MP.
Dalam kondisi cahaya memadai, kamera utama mampu menghasilkan foto dengan detail dan warna yang cukup baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun diunggah ke media sosial.
Namun kemampuan kamera memang bukan fokus utama ponsel ini. Tidak tersedia kamera ultrawide sehingga fleksibilitas pengambilan gambar lebih terbatas dibanding beberapa kompetitornya.
Dengan kata lain, kamera Pova 8 5G lebih cocok untuk pengguna yang sekadar membutuhkan kamera praktis untuk mengabadikan aktivitas sehari-hari ketimbang mereka yang menjadikan fotografi sebagai pertimbangan utama membeli smartphone.
Berikut hasilnya:
Opini detikINET
Tecno Pova 8 5G memiliki karakter yang cukup jelas. Ponsel ini ditujukan bagi mereka yang menginginkan daya tahan baterai panjang, performa memadai dan desain yang tidak pasaran.
Baterai 8.000 mAh menjadi daya tarik terbesarnya. Untuk pemakaian ringan hingga moderat, peluang melewati satu hari bahkan mendekati dua hari tanpa ngecas bukan sesuatu yang sulit dicapai.
Alive Matrix Display juga memberikan karakter tersendiri, sementara layar 144 Hz membuat pengalaman scrolling dan gaming terasa lebih mulus. Dimensity 7100 5G pun masih memberikan performa yang mencukupi untuk aktivitas sehari-hari dan bermain game sesekali.
Tentu ada kompromi. Layarnya masih IPS LCD ketika sejumlah rival sudah menggunakan AMOLED, bodinya relatif berat, kamera belakang tidak memiliki ultrawide, dan pengisian 45W terasa tidak terlalu kencang untuk baterai sebesar ini.
Namun jika prioritas utama adalah HP yang tidak bikin waswas mencari charger setiap hari, Tecno Pova 8 5G menjadi salah satu pilihan menarik di kelas menengah. Baterai monster bukan sekadar angka di lembar spesifikasi, melainkan fitur yang benar-benar menentukan karakter ponsel ini.