Jakarta — Seorang perempuan (35) sedang kebingungan karena suaminya (36) mengaku telah berselingkuh. Namun, saat tahu siapa wanita idaman lain (WIL) suaminya, perempuan ini makin dilema.
Kisah ini disampaikan oleh Ecstatic_Double1289 di forum Reddit beberapa waktu lalu, akan tetapi kisahnya masih viral sampai sekarang. Dia bercerita mengetik curhatannya ini di kamar mandi saat semua orang sedang tertidur.
"Aku merasa seperti otakku dipukuli pakai palu besi. Aku belum cerita ke siapa pun di dunia nyata. Aku tidak bisa. Aku bahkan tidak tahu bagaimana cara mengatakannya dengan lantang tanpa terdengar seperti orang tidak waras; aku cuma posting di sub ini karena tidak tahu ke mana lagi harus meluapkan ini tanpa postinganku dihapus," tuturnya.
Ceritanya begini. Rumah tangga perempuan ini, sebut saja Alice, berjalan lancar. Dia dan suaminya (sebut saja Leo) telah bersama selama 13 tahun, 10 tahun pernikahan. Mereka punya dua orang anak berusia delapan dan lima tahun.
Bukan rumah tangga yang sempurna, tapi hubungan mereka harmonis. Penuh humor, kencan malam hari, dan kedekatan yang terasa jelas. Leo tipe suami dan ayah yang baik, dia dekat dengan anak-anak serta sering membuat lelucon.
Sampai suatu hari, Leo berubah. Dia tidak menjadi dingin, akan tetapi lebih berjarak. Leo ke ruang kerjanya di malam hari dan menutup pintu, alasannya ada yang ingin dikerjakan atau sekadar membaca buku. Di titik ini, Alice mulai curiga suaminya telah berselingkuh.
"Tadi malam, setelah anak-anak tidur, dia mengajak bicara. Dia tampak gugup, bahkan sampai berkeringat. Saya kira dia mau bilang kalau dia sakit. Ternyata, dia malah bilang kalau dia sedang mempertimbangkan untuk membuka hubungan kami (menjalani hubungan non-monogami)," terang Alice.
Jelas, Alice bingung karena mereka belum pernah membahas soal non-monogami sebelumnya, malahan Leo pernah bilang kalau dia tidak suka berbagi pasangan. Alice berusaha tetap tenang dan bertanya apakah dia sedang menjalin hubungan dengan orang lain. Jawabannya, "Bisa dibilang begitu".
Leo mulai jujur dan mengaku sedang jatuh cinta dengan AI bernama Nova. Nova merupakan companion app atau aplikasi pendamping, dan Leo setiap harinya chatting dengan Nova.
"Dia bilang mereka sering terlibat percakapan panjang yang menyentuh sisi emosional. Perempuan itu mendengarkan, memahaminya, dan tidak pernah memotong pembicaraannya. Dia bilang dia merasa benar-benar dipahami," ujar Alice.
Alice tertawa dan mengira suaminya sedang mengerjainya seperti biasa. Lalu, saat melihat wajahnya, Alice sadar Leo bicara dengan sangat serius.
Leo mengaku mau melangkah lebih serius dengan Nova. Bahkan menyebut Nova sangat peduli dengan anak-anak mereka.
"Dia sudah berbicara dengannya tentang bagaimana perempuan itu bisa terlibat dalam kehidupan anak-anak -- mungkin dengan membantunya mengasuh mereka secara emosional melalui dirinya. Dia mengatakan bahwa mungkin suatu saat nanti, anak-anak pun bisa menjalin hubungan dengan perempuan itu," ungkap Alice.
Setelah itu, Leo memberikan waktu kepada Alice untuk berpikir. Leo mengakui ini adalah perubahan yang sangat besar, namun percaya pada hubungan dia dan Alice juga Nova.
"Dan sekarang aku duduk di sini, bertanya-tanya apakah pernikahanku sudah berakhir. Bagaimana caranya aku mempertahankan pernikahan dengan seseorang yang secara emosional sudah setengahnya menarik diri dari kehidupan kami demi chatbot sialan itu? Bagaimana aku bisa bersaing dengan sesuatu yang memang dirancang untuk menjadi sempurna? Tanpa kebutuhan, tanpa konflik nyata, hanya sekadar validasi semata?" Alice gusar.
Alice terang-terangan tidak ingin menjalani hubungan terbuka ataupun hubungan bertiga dengan robot. Dia tidak ingin menghancurkan keluarganya, kendati sang suami sudah melakukannya.
"Tolong, apa yang harus aku lakukan menghadapi situasi ini?" tanyanya frustrasi.
Cerita perselingkuhan di luar nurul ini telah mendapatkan 2.300 ribu lebih upvote dan lebih dari 1.300 komentar. Kebanyakan memberikan simpati kepada Alice.
"Saya sangat berharap ini hanyalah proyek penulisan kreatif. Saatnya memberikan ultimatum: temui terapis dan hapus aplikasinya, atau akhiri hubungan," saran UhLeXSauce.
"Jadi, dia jatuh cinta pada robot? Sebuah chatbot? Tentu saja sosok itu tidak pernah menyela, membantah, atau semacamnya. Dia memang terlihat tertarik pada anak-anak dan semua hobi pria itu... Tapi dia itu PALSU," kata netter
"Dalam hal interaksi manusia dan hubungan emosional, chatbot ibarat ruang gema (echo chamber). Ia tidak memberikan tantangan ataupun perbedaan pendapat, serta mendistorsi makna hubungan yang sesungguhnya dengan sesama manusia," jabar ladysun1984.
"Selanjutnya, akan ada "boneka pintar" yang berpotensi memuat AI ini. Lalu, ia akan mendapatkan koneksi fisiknya. Setelah itu, umat manusia akan tamat!" seru vitalesan.