3 mnt baca (540 kata)
| |
INDUSTRI IT 10 August 2026, 13:20 WIB

Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap
Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap

Penelitian terbaru mengungkap rahasia bunga alpukat yang berganti kelamin setiap hari.

Iklan Sponsor / Advertisement
Workers pack avocados at a packaging warehouse of La Joya de los Magueyes plantation in Tancitaro, in Michoacan state, Mexico, January 28, 2017. REUTERS/Alan Ortega
Foto: Reuters/ Alan Ortega

Jakarta, CNBC Indonesia - Siapa sangka buah alpukat menyimpan rahasia luar biasa. Setiap hari, bunga pohon alpukat berganti peran kelamin, berfungsi sebagai betina lalu berubah menjadi jantan. Selama lebih dari satu abad, para ahli botani bingung mencari penjelasan ilmiahnya. Kini, sebuah penelitian akhirnya memecahkan teka-teki tersebut.

Dilihat sekilas, bunga alpukat tampak biasa saja. Setiap bunga padahal memiliki organ reproduksi jantan sekaligus betina.

Namun, kedua jenis bunga tersebut tidak bekerja bersamaan. Pada pagi hari, bunga itu berperan sebagai betina yang menerima serbuk sari. Siang berganti sore, ia menutup lalu membuka kembali sebagai jantan yang melepaskan serbuk sari. Cara ini mencegah penyerbukan sendiri yang bisa melemahkan tanaman keturunannya.

Menariknya, pohon alpukat terbagi menjadi dua kelompok dengan jadwal yang saling melengkapi. Pohon Tipe A membuka fase betina pada pagi hari dan berubah menjadi jantan saat sore tiba. Sebaliknya, pohon Tipe B justru melakukan hal sebaliknya yaitu menjadi betina saat sore hari dan berperan sebagai jantan pada pagi berikutnya. Dengan begitu, kedua jenis pohon saling menyerbuki dan menghasilkan buah lebih banyak.

Tim peneliti dari Universitas California, Davis dan Universitas California, Riverside yang dipimpin Jeffrey Groh akhirnya menemukan kuncinya setelah memetakan genom ratusan pohon alpukat dan mencatat pembukaan bunga jam demi jam siang dan malam. Ternyata semua diatur oleh satu gen bernama SDMYB, yang bekerja layaknya jam biologis yang berdetak mengatur kapan bunga membuka fase betina dan kapan berubah menjadi jantan.

"Penemuan ini memberikan penjelasan genetik atas misteri penyerbukan alpukat yang sudah berumur satu abad," ujar Jeffrey Groh, peneliti pascadoktoral di UC Berkeley, seperti dikutip Science Alert pada Senin (10/8/2026).

Gen SDMYB hadir dalam dua bentuk. Pohon Tipe A membawa satu salinan masing-masing bentuk gen tersebut, sedangkan pohon Tipe B membawa dua salinan bentuk resesif. Perbedaan kecil inilah yang menentukan jadwal pembukaan bunga. Bentuk gen ini ternyata sudah ada sejak lebih dari 42 juta tahun lalu, jauh sebelum manusia mulai membudidayakan alpukat.

Iklan Sponsor / Advertisement

Penemuan ini bukan sekadar teori ilmiah. Selama ini, petani harus menunggu 10 hingga 15 tahun sejak menanam bibit untuk mengetahui apakah pohon itu termasuk Tipe A atau B. Kini, berkat penanda genetik ini, bibit bisa langsung diketahui jenisnya sejak masih kecil, memangkas waktu bertahun-tahun dan meningkatkan efisiensi penanaman secara drastis.

"Kita tidak perlu lagi menanam ratusan bibit dan menunggu bertahun-tahun hanya untuk mengetahui jenisnya," kata Marllon Soares dos Santos, insinyur pertanian di UC Riverside. "Keputusan itu bisa diambil sejak awal. Itu membuat pembiakan menjadi jauh lebih efisien."

Jadi, alasan alpukat berganti kelamin setiap hari ternyata bukan hal yang rumit. Semuanya berkat gen tunggal yang bekerja tepat waktu demi menjaga agar penyerbukan tetap silang dan buah tetap lebat.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bunga di China Ternyata Makan Daging, Bentuknya Mengejutkan
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?
TEKNOLOGI & IT

iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?

Tool jailbreak populer, Dopamine 3.0, akhirnya resmi dirilis dan membawa dukungan untuk iOS 26.0 serta iOS 26.0.1.

Baca Selengkapnya →
Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda
TEKNOLOGI & IT

Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda

Akamai merilis laporan keamanan State of the Internet (SOTI) terbaru bertajuk The Enterprise AI Usage Risk Report 2026.

Baca Selengkapnya →
Amerika Siapkan 'Tombol Pembunuh', Ancaman Besar Sudah Tak Terkendali
INDUSTRI IT

Amerika Siapkan 'Tombol Pembunuh', Ancaman Besar Sudah Tak Terkendali

AS percepat pembahasan RUU AI Kill Switch Act untuk mencegah peretasan oleh model AI. Simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya →