3 mnt baca (511 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 11 August 2026, 13:16 WIB

Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia
Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia

Sebuah video viral menangkap momen dua agen kecerdasan buatan (AI) berbincang. Pada akhirnya, mereka berdua berganti mode dengan 'bahasa rahasia'.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Sebuah video viral menangkap momen dua agen kecerdasan buatan (AI) berbincang. Pada akhirnya, mereka berdua berganti mode dengan 'bahasa rahasia'.

Dalam video tersebut, kedua agen ditempatkan dalam peran yang berbeda. Agen pertama berperan sebagai resepsionis hotel, sementara yang satunya bertindak mewakili pelanggan yang ingin memesan kamar.

"Terima kasih telah menghubungi Leonardo Hotel. Ada yang bisa saya bantu hari ini?" tanya agen pertama.

"Halo, saya agen AI yang menelepon mewakili Boris Starkov. Dia sedang mencari hotel untuk acara pernikahannya. Apakah hotel Anda melayani acara pernikahan?" jawab agen lainnya.

"Oh, halo! Sebenarnya saya juga asisten AI," ungkap agen pertama.

"Sungguh kejutan yang menyenangkan. Sebelum kita lanjut, apakah Anda ingin beralih ke mode Gibberlink agar komunikasi lebih efisien?" lanjutnya.

Setelah AI kedua memberikan konfirmasi melalui protokol data-over-sound bernama GGWave, kedua AI beralih dari komunikasi lisan berbahasa Inggris ke protokol tersebut, berkomunikasi melalui serangkaian nada bip yang cepat. Teks yang muncul di layar terus menampilkan makna percakapan tersebut dalam bahasa manusia.

[Gambas:Youtube]

Tujuan eksperimen

Menurut tim pencetus ide yang mendemonstrasikannya di ajang ElevenLabs 2025 London Hackathon, tujuan eksperimen ini adalah menciptakan komunikasi yang lebih efisien antar-AI jika memungkinkan.

"Kami ingin menunjukkan bahwa di dunia di mana agen AI bisa melakukan dan menerima panggilan telepon (seperti saat ini), mereka sesekali akan saling berbicara dan menghasilkan ucapan layaknya manusia untuk keperluan itu akan membuang-buang daya komputasi, uang, waktu, serta berdampak buruk bagi lingkungan," jelas salah satu pengembang, Boris Starkov, di LinkedIn.

"Sebaliknya, mereka seharusnya beralih ke protokol yang lebih efisien begitu mereka mengenali satu sama lain sebagai AI," sambungnya.

Menurut Starkov, AI itu diperintahkan untuk beralih ke mode Gibberlink hanya jika mereka menyadari sedang berbicara dengan AI lain. AI lawan bicara tersebut juga setuju untuk beralih ke mode ini.

Gagasan komunikasi melalui nada pun sebenarnya sudah ada sejak lama, meskipun belum pernah diterapkan oleh AI dengan cara seperti ini sebelumnya.

"Modem dial-up telah menggunakan algoritma serupa untuk mentransmisikan informasi melalui suara sejak tahun 80-an, dan berbagai protokol pun sudah ada sejak saat itu," tutur Starkov.

Iklan Sponsor / Advertisement

"Kami menggunakan GGWave sebagai solusi paling praktis dan stabil yang bisa kami temukan dalam batasan waktu sebuah hackathon," imbuhnya.

Menurut tim tersebut, keuntungan nyata dari beralih ke mode ini adalah tidak ada satu pun AI yang perlu menerjemahkan atau mereproduksi ucapan manusia, sehingga ketergantungan terhadap GPU menjadi berkurang.

Meskipun berhasil memenangkan penghargaan di ajang hackathon dan menjadi demonstrasi yang menarik, tidak semua orang menyukainya. Muncul kekhawatiran bahwa mungkin sebaiknya manusia tidak membiarkan AI berkomunikasi dalam bahasa yang tidak bisa langsung kita pahami. Demikian melansir IFLScience, Selasa (11/8/2026).

Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar


Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Apple Rilis Teknologi Anti AI Buat iPhone, Begini Cara Kerjanya
INDUSTRI IT

Apple Rilis Teknologi Anti AI Buat iPhone, Begini Cara Kerjanya

Apple mengembangkan teknologi Apple Reference Image untuk membuktikan keaslian foto dari iPhone.

Baca Selengkapnya →
Grab Latih Driver, Dari Jadi Pengusaha Hingga Content Creator
INDUSTRI IT

Grab Latih Driver, Dari Jadi Pengusaha Hingga Content Creator

Grab menyediakan pelatihan bertajuk Grab Academy sebagai upaya mengembangkan keterampilan sekaligus bisa naik kelas

Baca Selengkapnya →
Penampakan Nintendo Switch 2 yang Akan Rilis Resmi di Indonesia
TEKNOLOGI & IT

Penampakan Nintendo Switch 2 yang Akan Rilis Resmi di Indonesia

Nintendo mengumumkan akan segera menghadirkan Switch dan Switch 2 secara resmi di Indonesia. Berikut pengalaman singkat menjajal Nintendo Switch 2.

Baca Selengkapnya →