3 mnt baca (583 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 12 August 2026, 00:17 WIB

Viral Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik Hari Ini, Benarkah?

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Viral Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik Hari Ini, Benarkah?
Viral Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik Hari Ini, Benarkah?

Viral Bumi disebut kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026. Faktanya, klaim itu hoaks dan tidak memiliki dasar ilmiah.

Iklan Sponsor / Advertisement
Jakarta -

Klaim aneh mengenai Bumi bakal kehilangan gravitasi selama tujuh detik pada 12 Agustus 2026 kembali ramai beredar di media sosial. Narasi tersebut bahkan menyeret nama NASA dan sebuah proyek rahasia yang disebut "Project Anchor".

Kabar itu menyebut gravitasi Bumi akan mendadak menghilang akibat gelombang gravitasi dari lubang hitam. Manusia dan berbagai benda di permukaan Bumi diklaim akan terangkat sebelum kembali jatuh beberapa detik kemudian.

Namun tidak perlu panik. Klaim Bumi akan kehilangan gravitasi selama tujuh detik itu tidak benar dan tidak memiliki dasar ilmiah.

"Gravitasi Bumi, atau gaya gravitasi total, ditentukan oleh massanya," kata NASA seperti dikutip dari NYPost.

Lebih lanjut pihak NASA menjelaskan bahwa massa Bumi menghasilkan tarikan gravitasi yang membuat manusia dan benda-benda tetap berada di permukaannya. Dengan kata lain, gravitasi tidak memiliki semacam tombol yang bisa tiba-tiba mati selama tujuh detik.

"Satu-satunya cara agar Bumi kehilangan gravitasi adalah jika sistem Bumi, yaitu massa gabungan inti, mantel, kerak, samudra, air darat, dan atmosfernya, kehilangan massa," tambah NASA. "Bumi tidak akan kehilangan gravitasi pada 12 Agustus 2026."

Apa Itu Project Anchor?

Untuk diketahui pencarian online untuk kata-kata seperti "gravitasi" melonjak minggu ini, meningkat sebesar 60% dari minggu lalu, menurut Google.

Salah satu versi teori yang beredar menyebut NASA telah mengetahui ancaman tersebut melalui program rahasia bernama "Project Anchor". Narasi viral bahkan mengaitkannya dengan persiapan menghadapi bencana akibat hilangnya gravitasi.

Tidak ada bukti kredibel yang mendukung cerita tersebut. Pemeriksa fakta sebelumnya juga telah membantah klaim "Project Anchor" dan cerita bahwa gelombang dari tabrakan lubang hitam dapat mematikan gravitasi Bumi selama tujuh detik.

Gelombang gravitasi memang benar-benar ada. Fenomena tersebut berupa riak pada ruang-waktu yang antara lain dapat dihasilkan oleh peristiwa kosmik ekstrem seperti penggabungan lubang hitam.

Namun gelombang gravitasi yang mencapai Bumi sangat kecil dan tidak membuat gaya gravitasi planet menghilang.

Ada Gerhana Matahari Total Hari Ini

Yang benar-benar terjadi pada 12 Agustus 2026 adalah Gerhana Matahari Total.

NASA memastikan gerhana tersebut akan melintasi bagian Greenland, Islandia, Rusia utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal. Wilayah lain di Eropa, Amerika Utara, dan Afrika akan melihat gerhana sebagian.

Gerhana terjadi ketika Bulan bergerak di antara Matahari dan Bumi sehingga bayangannya jatuh ke permukaan Bumi. Fenomena tersebut tidak membuat gravitasi Bumi hilang.

NASA bahkan terus mempelajari perubahan kecil medan gravitasi Bumi menggunakan misi seperti GRACE dan GRACE-FO. Perubahan tersebut dapat terjadi karena distribusi massa, misalnya perpindahan air dan es, tetapi skalanya sama sekali berbeda dengan klaim gravitasi planet mendadak lenyap.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jadi meskipun pada hari ini terjadi fenomena astronomi spektakuler, tidak ada alasan untuk mengaitkannya dengan cerita Bumi kehilangan gravitasi selama tujuh detik.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus tidak dapat disaksikan sebagai gerhana total dari Indonesia. Namun masyarakat Indonesia tetap bisa menyaksikannya lewat siaran langsung NASA.

NASA menjadwalkan live streaming mulai pukul 13.15 EDT pada 12 Agustus, atau sekitar 00.15 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026. Siaran akan menampilkan pemandangan gerhana dari berbagai lokasi di jalur totalitas.

Kesimpulannya, klaim viral bahwa gravitasi Bumi akan hilang selama tujuh detik pada 12 Agustus 2026 adalah hoaks. Fenomena astronomi yang benar-benar terjadi adalah Gerhana Matahari Total, dan tidak ada bukti bahwa peristiwa tersebut akan membuat gravitasi Bumi menghilang.

Saksikan Live DetikPagi:

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Viral Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik Hari Ini, Benarkah?. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna, Pertumbuhan AI Google Melesat
TEKNOLOGI & IT

Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna, Pertumbuhan AI Google Melesat

Google Gemini tembus 1 miliar pengguna aktif bulanan. Sebanyak 63% pengguna memakai suara dan Gemini menghasilkan lebih dari 150 juta gambar per hari.

Baca Selengkapnya →
Zuckerberg Bela AI dari Isu Kiamat Lapangan Kerja: Tak Perlu Takut
CYBER SECURITY

Zuckerberg Bela AI dari Isu Kiamat Lapangan Kerja: Tak Perlu Takut

CEO Meta Mark Zuckerberg membela pengembangan AI dalam sebuah esai panjang. Ia menekankan pentingnya distribusi teknologi untuk peluang ekonomi.

Baca Selengkapnya →
Bikin Melongo! Koleksi Orang-orang Ini Aneh tapi Bikin Kagum
TEKNOLOGI & IT

Bikin Melongo! Koleksi Orang-orang Ini Aneh tapi Bikin Kagum

Koleksi orang-orang ini dijamin bikin melongo. Barang yang tak biasa dan tak terpikirkan justru dikumpulkan dengan bangga. Intip potretnya!

Baca Selengkapnya →