3 mnt baca (504 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 06 August 2026, 07:45 WIB

Xiaomi: TV Masih Jadi Pusat Hiburan, Smartphone Hanya Pelengkap

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Xiaomi: TV Masih Jadi Pusat Hiburan, Smartphone Hanya Pelengkap
Xiaomi: TV Masih Jadi Pusat Hiburan, Smartphone Hanya Pelengkap
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

Xiaomi menilai TV masih jadi pusat hiburan di rumah. Perusahaan menyebut smartphone dan tablet bukan pengganti, melainkan pelengkap dalam ekosistem perangkat.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Jakarta -

Di tengah meningkatnya konsumsi konten melalui smartphone dan tablet, Xiaomi Indonesia menilai televisi masih menjadi pusat hiburan di rumah. Menurut perusahaan, perangkat mobile bukanlah pengganti TV, melainkan pelengkap dalam ekosistem perangkat yang saling terhubung.

Head of PR Xiaomi Indonesia Abee Hakiim mengatakan, pandangan tersebut menjadi salah satu alasan Xiaomi tetap agresif mengembangkan lini smart TV di Indonesia.

"Kami tidak melihat satu perangkat itu bisa menggantikan yang lain. Semuanya bisa terkoneksi dan saling melengkapi perjalanan pengalaman pengguna," ujar Abee usai media preview Xiaomi TV S Mini LED di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurut dia, konsep tersebut sejalan dengan strategi ekosistem Human × Car × Home yang diusung Xiaomi. Melalui ekosistem tersebut, pengguna dapat berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain tanpa mengubah pengalaman menikmati konten.

Sebagai contoh, seseorang dapat mulai menonton film melalui smartphone saat berada di kamar. Ketika menginginkan layar yang lebih besar, pengguna dapat melanjutkannya di tablet. Selanjutnya, saat ingin menikmati tayangan bersama keluarga, konten yang sama bisa diteruskan di televisi.

"Misalnya dia menonton di smartphone, kemudian pindah ke tablet. Setelah itu ingin menonton bersama keluarga di ruang keluarga menggunakan TV, tinggal melanjutkan tayangannya dengan akun yang sama," katanya.

Abee mengatakan, tingginya penggunaan smartphone tidak membuat televisi kehilangan relevansinya. Xiaomi justru melihat kebutuhan masyarakat terhadap layar besar masih terus meningkat seiring berkembangnya platform streaming atau over-the-top (OTT), media sosial, hingga kualitas tayangan yang semakin baik.

Selain untuk hiburan, menurutnya televisi kini juga digunakan untuk berbagai kebutuhan visual lainnya sehingga permintaan terhadap perangkat tersebut tetap terjaga.

Optimisme tersebut juga didukung oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 yang dikutip Xiaomi. Berdasarkan data tersebut, sekitar 70% masyarakat Indonesia berusia lima tahun ke atas masih menonton televisi hampir setiap hari atau sekitar enam hingga tujuh hari dalam sepekan.

"Sebanyak 70% orang berumur lima tahun ke atas masih mengonsumsi TV setiap hari. Itulah mengapa kami juga masih terus mengeluarkan produk-produk TV yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia," ujar Abee.

Karena itu, Xiaomi memastikan akan terus menghadirkan berbagai pilihan smart TV sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari misi Innovation for Everyone, yakni menghadirkan teknologi yang mampu menawarkan keseimbangan antara fitur, kualitas, dan harga agar dapat dinikmati lebih banyak konsumen.

Iklan Sponsor / Advertisement

Video: Xiaomi 17, HP Flagship Compact yang Kameranya Nggak Main-Main


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita Xiaomi: TV Masih Jadi Pusat Hiburan, Smartphone Hanya Pelengkap yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Jadwal Semifinal GOTF Mobile Legends 2026: Onic Vs SRG
TEKNOLOGI & IT

Jadwal Semifinal GOTF Mobile Legends 2026: Onic Vs SRG

Babak semifinal turnamen Mobile Legends dalam acara Game of the Future (GOTF) 2026 digelar hari ini. Onic dan Bigetron by Vitality akan bermain.

Baca Selengkapnya →
Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!
INDUSTRI IT

Dokter Tifa: Hijrah dari Urusan Ijazah Jokowi Bukan Mundur!

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menyatakan hijrah dari urusan ijazah Jokowi. Sebenarnya dia sudah...

Baca Selengkapnya →
Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
INDUSTRI IT

Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,69% dalam sepekan hingga ditutup pada level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya →