3 mnt baca (480 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 07 August 2026, 05:04 WIB

AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya
AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

Kecerdasan buatan (AI) tidak hanya membantu perusahaan bekerja lebih cepat, tetapi juga memberi kemampuan baru bagi pelaku kejahatan cyber.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Jakarta -

Kecerdasan buatan (AI) tidak hanya membantu perusahaan bekerja lebih cepat, tetapi juga memberi kemampuan baru bagi pelaku kejahatan cyber. Karenanya, perusahaan dituntut membangun sistem pertahanan yang mampu bergerak secepat AI.

Hal ini disampaikan Vice President Governance and Compliance Amazon Web Services (AWS), Nandini Ramani. Ia menyebut pelaku kejahatan kini memiliki akses terhadap model AI yang sama dengan perusahaan maupun pengembang.

"Para pelaku kejahatan memiliki akses ke model-model AI yang sama. Dengan kecepatan mesin, mereka tidak hanya bisa menemukan celah keamanan, tetapi juga melakukan serangan dengan sangat cepat," kata Nandini dalam wawancara dengan sejumlah media di sela acara AWS Summit Jakarta, di Ritz Carlton, Pacific Place, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat ancaman cyber berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Karena itu, sebuah organisasi atau perusahaan tidak cukup hanya bereaksi setelah serangan terjadi.

"Karena itulah Anda membutuhkan berbagai alat pertahanan yang dibangun berdasarkan data historis dan pola ancaman yang sudah kami lihat, sehingga serangan dapat dihentikan sebelum benar-benar terjadi," ujarnya.

Meski demikian, Nandini menegaskan AI bukan hanya menguntungkan penyerang. Teknologi yang sama juga dapat dimanfaatkan tim keamanan untuk menemukan kerentanan lebih cepat.

"AI dapat membantu kita menemukan kerentanan dan ancaman lebih cepat daripada sebelumnya. Namun pada saat yang sama, AI yang sama juga bisa digunakan oleh pihak yang berniat jahat," katanya.

Menurutnya, AWS melihat AI sebagai evolusi dari praktik keamanan siber yang selama ini sudah dijalankan, seperti penetration testing, threat modeling, hingga pengujian kerentanan.

"Bagi kami, ini adalah sebuah kesinambungan (continuum). Kami membangun keamanan untuk seluruh beban kerja, termasuk AI agent, di atas fondasi keamanan yang sudah ada," ujarnya.

Ia juga mengingatkan perusahaan agar tidak menunda penerapan keamanan saat mulai mengembangkan AI.

"Perusahaan perlu memiliki strategi data governance dan keamanan sejak awal. Dengan kecepatan AI agent, jika baru dipikirkan belakangan, itu sudah terlambat," kata Nandini seraya menambahkan bahwa keamanan telah menjadi prinsip utama AWS sejak awal.

"Bagi kami, keamanan selalu menjadi job zero. Karena itu kami membangun keamanan sejak tahap desain, bahkan sebelum berbagai kemampuan AI agent yang ada sekarang muncul," imbuhnya.

Iklan Sponsor / Advertisement

Video: Hati-hati! Hacker Bisa Ambil Data Kamu Lewat Browser AI!


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja
TEKNOLOGI & IT

Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja

Meta didenda Rp 10,12 triliun dan diperintahkan membatasi penggunaan Instagram dan Facebook oleh remaja di New Mexico.

Baca Selengkapnya →
Tampilan Tangguh BAIC BJ40 Plus Kenakan Ban Bridgestone Dueler A/T002
INDUSTRI IT

Tampilan Tangguh BAIC BJ40 Plus Kenakan Ban Bridgestone Dueler A/T002

Bridgestone Indonesia berkolaborasi dengan JDI. Mereka menyematkan ban Bridgestone Dueler A/T002 pada BAIC BJ40 Plus di ajang GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang.

Baca Selengkapnya →
Palestina Puji Pakta Mekkah sebagai Langkah Menuju Keamanan Kolektif Dunia Islam
INDUSTRI IT

Palestina Puji Pakta Mekkah sebagai Langkah Menuju Keamanan Kolektif Dunia Islam

Kepresidenan Palestina menyambut baik penandatanganan pakta pertahanan antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Palestina menggambarkannya sebagai langkah strategis penting untuk me...

Baca Selengkapnya →