3 mnt baca (436 kata)
| |
INDUSTRI IT 11 August 2026, 08:15 WIB

Biaya Produksi iPhone Baru Sudah Tak Masuk Akal, Begini Dampaknya

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
Biaya Produksi iPhone Baru Sudah Tak Masuk Akal, Begini Dampaknya
Biaya Produksi iPhone Baru Sudah Tak Masuk Akal, Begini Dampaknya

Apple menghadapi kenaikan biaya komponen iPhone 18 hingga 38% YoY. Simak selengkapnya!

Iklan Sponsor / Advertisement
Calon pembeli melihat iPhone 17 Series di Gerai iBox Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Calon pembeli melihat iPhone 17 Series di Gerai iBox Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Firma riset TrendForce mengungkapkan bahwa Apple sedang menghadapi kenaikan biaya komponen yang berdampak langsung pada harga produksi iPhone 18. Raksasa teknologi tersebut disebut berupaya sedemikian rupa agar tidak ada kenaikan harga jual di tingkat konsumen.

TrendForce mencontohkan Bill of Materials (BOM) iPhone 18 untuk model 256 GB kemungkinan melonjak hingga 38% secara tahunan (year-on-year/YoY).

"Apple mungkin akan mengimbangi sebagian biaya dengan mengurangi margin laba kotor demi mencegah melemahnya permintaan konsumen. Tujuannya adalah menjaga harga tetap terjangkau, mempertahankan volume pengiriman, dan meningkatkan pangsa pasar," jelas TrendForce dalam laman resminya, dikutip Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan analisis untuk iPhone Pro varian penyimpanan 256 GB, BOM terus meningkat secara berkesinambungan. TrendForce mencatat kenaikan dari 10% pada satu tahun lalu, melonjak menjadi 34% pada kuartal III-2026, hingga diperkirakan menembus lebih dari 40% pada semester I tahun depan.

Pada iPhone 18 nanti, Apple kemungkinan akan menerapkan strategi yang serupa dengan peluncuran MacBook terbarunya. Kala itu, perusahaan mengorbankan sebagian margin kotor sehingga harga jual tidak naik, yang pada akhirnya membantu mempertahankan volume pengiriman.

Kemungkinan lainnya adalah perusahaan akan meninjau kembali strategi penetapan harga pada iPhone model lama. Menurut TrendForce, Apple berpotensi menaikkan harga seri lama bersamaan dengan peluncuran seri teranyarnya sebagai langkah untuk mengimbangi kenaikan biaya memori.

Di sisi lain, beban yang ditanggung produsen ponsel Android disebut jauh lebih besar. Ketika Apple-sebagai perusahaan dengan tingkat profitabilitas tertinggi di industri-mengalami tekanan ini, produsen ponsel Android cenderung akan meneruskan sebagian besar kenaikan biaya komponen kepada konsumen demi menjaga keuntungan dan menghindari kerugian.

Iklan Sponsor / Advertisement

Tekanan terberat akan sangat terasa pada segmen ponsel kelas bawah dan menengah (entry-level & mid-range). Margin laba yang sangat tipis pada segmen tersebut menyisakan sedikit sekali ruang untuk menyerap lonjakan biaya produksi yang lebih tinggi.

Kenaikan harga komponen memori belakangan ini memaksa para produsen untuk mengambil tindakan tegas: menaikkan harga jual ke pasar atau menghentikan lini produk yang menghasilkan margin kotor negatif.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga iPhone 17 Naik Bulan Ini, Padahal iPhone 18 Rilis September
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

Biaya Produksi iPhone Baru Sudah Tak Masuk Akal, Begini Dampaknya. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Akun WhatsApp Diblokir Mendadak Jadi Korban Judol, Begini Modusnya
INDUSTRI IT

Akun WhatsApp Diblokir Mendadak Jadi Korban Judol, Begini Modusnya

Pengguna WhatsApp melaporkan akun diblokir mendadak. Pakar keamanan siber mengungkap modus peretasan. Simak!

Baca Selengkapnya →
Shokz OpenDots 2 Masuk RI, TWS Open-Ear Dolby Audio, Harganya?
TEKNOLOGI & IT

Shokz OpenDots 2 Masuk RI, TWS Open-Ear Dolby Audio, Harganya?

Shokz meluncurkan OpenDots 2 di Indonesia, perangkat audio open-ear clip-on yang nyaman untuk aktivitas sehari-hari. Tersedia dalam berbagai warna, harganya?

Baca Selengkapnya →
Aplikasi KAI Access Down, Penumpang Tak Bisa Beli Tiket
CYBER SECURITY

Aplikasi KAI Access Down, Penumpang Tak Bisa Beli Tiket

Aplikasi KAI Access mengalami gangguan pada 11 Agustus, menghambat pembelian tiket dan pengecekan jadwal. KAI sedang menangani masalah ini.

Baca Selengkapnya →