2 mnt baca (377 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 12 August 2026, 15:17 WIB

Ilmuwan Ungkap Bumi Bisa Layak Huni Meski Matahari Mati

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Ilmuwan Ungkap Bumi Bisa Layak Huni Meski Matahari Mati
Ilmuwan Ungkap Bumi Bisa Layak Huni Meski Matahari Mati

Selama ini, ilmu pengetahuan meyakini Bumi akan hancur saat Matahari mencapai akhir hidupnya. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan berbeda.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Selama ini, ilmu pengetahuan meyakini Bumi akan hancur saat Matahari mencapai akhir hidupnya. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan berbeda, Bumi mungkin tidak langsung musnah ketika Matahari mati, meski tetap tidak lagi layak huni.

Studi yang dikutip dari Phys.org seperti dilansir Rabu (12/8/2026) mengungkap bahwa nasib Bumi bergantung pada keseimbangan antara dua gaya utama saat Matahari memasuki fase raksasa merah, tarikan gravitasi dan kehilangan massa bintang.

"Nasib Bumi bergantung pada keseimbangan yang sangat halus," tulis para peneliti.

Sekitar 5 miliar tahun lagi, Matahari akan kehabisan bahan bakar hidrogen dan mulai mengembang menjadi raksasa merah. Pada fase ini, ukurannya bisa membesar hingga ratusan kali lipat dari sekarang.

Selama proses ini, dua hal terjadi secara bersamaan, Matahari kehilangan massa sehingga tarikan gravitasinya melemah. Selain itu, gaya pasang surut berusaha menarik Bumi lebih dekat. Jika kehilangan massa lebih dominan, orbit Bumi bisa terdorong menjauh.

Model terbaru menunjukkan bahwa Bumi berpotensi lolos dari 'ditelan' Matahari, sesuatu yang dulu dianggap hampir pasti terjadi. Namun, ada kabar buruk, bahkan jika selamat secara fisik, kondisi di Bumi sudah lama tidak mendukung kehidupan.

Jauh sebelum Matahari mati, peningkatan energi yang dipancarkannya akan membuat suhu Bumi terus naik. Para ilmuwan memperkirakan dalam sekitar 1 miliar tahun, lautan akan menguap dan efek rumah kaca tak terkendali akan membuat planet ini seperti Venus.

Artinya, kehidupan di Bumi kemungkinan besar sudah punah jauh sebelum fase akhir Matahari terjadi. Penelitian ini penting karena memperbarui pemahaman tentang evolusi bintang dan nasib planet.

Iklan Sponsor / Advertisement

Tidak semua planet otomatis hancur saat bintang induknya mati-hasil akhirnya bergantung pada interaksi fisika yang kompleks. Meski terdengar seperti kabar baik, ilmuwan menegaskan bahwa 'keselamatan' Bumi hanya bersifat fisik, bukan biologis. Dengan kata lain, Bumi mungkin tetap ada saat Matahari mati, tetapi bukan lagi sebagai planet yang bisa dihuni.

Video Gempa di Jepang: Rumah Terbakar, Kereta Terguling-Mal Runtuh

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Ilmuwan Ungkap Bumi Bisa Layak Huni Meski Matahari Mati. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Euforia Warga Sambut Gerhana Matahari Total di Spanyol
TEKNOLOGI & IT

Euforia Warga Sambut Gerhana Matahari Total di Spanyol

Jutaan wisatawan memadati Spanyol untuk menyaksikan gerhana matahari total. Fenomena langka ini turut mendongkrak antusiasme pariwisata Negeri Matador.

Baca Selengkapnya →
Roblox Kehilangan Rp 1,2 Triliun, Penyebabnya Kurang Game Viral
TEKNOLOGI & IT

Roblox Kehilangan Rp 1,2 Triliun, Penyebabnya Kurang Game Viral

Nilai saham Roblox mengalami penurunan sebesar 70% selama setahun terakhir. Hal ini mengakibatkan nilainya di pasar turun sekitar Rp 1,2 triliun.

Baca Selengkapnya →
Bukan Uang, MacBook Pro dari Ayah Jadi Modal Amanda Bangun Usaha dari Nol
TEKNOLOGI & IT

Bukan Uang, MacBook Pro dari Ayah Jadi Modal Amanda Bangun Usaha dari Nol

Bukan uang ratusan juta, Amanda Mitsuri mendapat MacBook Pro dari sang ayah. Hadiah itu menjadi modal awalnya membangun usaha dari nol.

Baca Selengkapnya →