5 mnt baca (917 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 14 August 2026, 03:55 WIB

Komdigi, UGM, Indosat, NVIDIA Luncurkan Pusat Teknologi AI Pertama di RI

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Komdigi, UGM, Indosat, NVIDIA Luncurkan Pusat Teknologi AI Pertama di RI
Komdigi, UGM, Indosat, NVIDIA Luncurkan Pusat Teknologi AI Pertama di RI

Kementerian Komdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM luncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, pusat AI pertama di Indonesia untuk riset dan inovasi.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC). Peluncuran ini menandai berdirinya pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk memajukan penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta di bidang digital, Rabu (13/8/2026).

Sebagai bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE), UGM Indosat NVAITC menjadi wadah bagi pemerintah, pemimpin teknologi global, industri, dan akademisi untuk mengakselerasi penelitian AI terapan pada berbagai sektor prioritas di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid mengatakan Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI. Bangsa ini, kata dia, juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia.

"Pusat teknologi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi tersebut melalui penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi. Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

Ditenagai platform AI full-stack milik NVIDIA dan GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service dari Indosat, UGM Indosat NVAITC akan menyediakan kapabilitas AI secara menyeluruh bagi para peneliti dan mahasiswa di UGM. Kapabilitas ini mencakup accelerated computing kelas enterprise, software AI, pretrained models, development frameworks, bimbingan teknis, pelatihan, hingga kolaborasi industri.

Pusat teknologi ini juga akan menghubungkan para peneliti Indonesia dengan jaringan para ahli global guna mendorong kolaborasi internasional, berbagi pengetahuan, serta pengembangan solusi AI yang berdampak nyata.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, Indosat menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia.

"Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi ekosistem peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator di seluruh pelosok negeri," kata Vikram.

"Dengan memperkuat kesiapan AI dan memberdayakan talenta lokal, kami berkomitmen untuk mendukung visi pemerintah di bidang AI, serta membantu menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi AI, melainkan sebagai bangsa yang menciptakan dan menyumbangkan inovasi AI bagi dunia," lanjutnya.

Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA Marc Hamilton menyebut Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI. Mulai dari sektor kesehatan dan pertanian hingga penanggulangan bencana, peluang bagi AI untuk membawa perubahan nyata sangatlah besar.

"Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global," kata Marc.

Berbekal kemampuan riset multidisiplin UGM, himpunan data lokal, serta regenerasi talenta peneliti dan mahasiswa, UGM Indosat NVAITC akan berfungsi sebagai pusat riset untuk mengembangkan solusi AI terapan. Di tahap awal, fokus riset akan diarahkan pada berbagai bidang strategis yang sejalan dengan prioritas nasional Indonesia.

Salah satu proyek awal dari pusat riset ini adalah eNose-TB, yaitu teknologi screening berbasis AI yang dirancang untuk mendukung penanggulangan tuberkulosis di Indonesia. UGM Indosat NVAITC juga akan mengembangkan SmartAgri yang memanfaatkan multimodal AI, edge computing, dan teknologi pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pertanian di iklim tropis.

Proyek yang tak kalah penting adalah pengembangan Tech4Disaster, sebuah platform AI geospasial yang memperkuat kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia menambahkan UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Iklan Sponsor / Advertisement

"Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin di bidang strategis seperti kesehatan, pertanian, dan ketahanan bencana," kata Ova.

"Inisiatif ini mendukung prioritas nasional dalam pendidikan tinggi, hilirisasi riset, serta pengembangan talenta dengan mempercepat adopsi AI dan menyiapkan SDM yang mampu menghadapi masa depan," lanjutnya.

Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) sekaligus Peneliti Utama Tim Riset eNose-TB UGM Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra menyampaikan sebagai peneliti, timnya percaya teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri.

"Melalui pusat teknologi ini, akses ke infrastruktur AI dan keahlian berstandar dunia akan membantu kami mempercepat riset. Langkah ini membawa kami semakin dekat pada mimpi besar untuk menghadirkan teknologi kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia," kata Diannya,

Peluncuran UGM Indosat NVAITC menandai dimulainya komitmen jangka panjang untuk memajukan riset, pengembangan talenta, dan inovasi AI di Indonesia. Berlandaskan semangat #LebihBaikIndosat, pusat teknologi ini akan terus berperan sebagai wadah bertemunya talenta nasional, keahlian global, dan inovasi lokal yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi ini telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari inisiasi tata kelola organisasi pada Juli 2025, penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026, hingga peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026.

Indosat Ooredoo Hutchison Terima Penghargaan Unggul dalam Pemanfaatan AI

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Komdigi, UGM, Indosat, NVIDIA Luncurkan Pusat Teknologi AI Pertama di RI. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Prabowo Kebut Digitalisasi Bansos, Target 49 Juta Keluarga Terdaftar
TEKNOLOGI & IT

Prabowo Kebut Digitalisasi Bansos, Target 49 Juta Keluarga Terdaftar

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah terus mempercepat transformasi sistem perlindungan sosial melalui digitalisasi.

Baca Selengkapnya →
Larangan Medsos, Australia Hapus 750 Ribu Akun Anak di Bawah Umur
CYBER SECURITY

Larangan Medsos, Australia Hapus 750 Ribu Akun Anak di Bawah Umur

Meta menghapus 750 ribu akun pengguna Australia di bawah 16 tahun setelah larangan media sosial.

Baca Selengkapnya →
Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya
INDUSTRI IT

Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya

Prabowo target renovasi 100.000 sekolah hingga 2029 dan penyediaan layar pintar interaktif makin banyak.

Baca Selengkapnya →