2 mnt baca (378 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 11 August 2026, 11:02 WIB

Meta Prediksi Perdagangan Berbasis AI Akan Tumbuh Hingga USD 5 Triliun

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Meta Prediksi Perdagangan Berbasis AI Akan Tumbuh Hingga USD 5 Triliun
Meta Prediksi Perdagangan Berbasis AI Akan Tumbuh Hingga USD 5 Triliun

Meta memprediksi perdagangan berbasis agentic AI akan tumbuh hingga USD 5 triliun pada tahun 2030.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — CEO Meta Mark Zuckerberg bermimpi miliaran orang di seluruh dunia akan memiliki agen AI pribadi untuk membantu mengerjakan tugasnya sehari-hari. Kehadiran agen AI ini juga diprediksi akan mendongkrak ekonomi.

Menurut prediksi Meta, perdagangan berbasis agentic AI akan tumbuh hingga USD 3-5 triliun pada tahun 2030. Hal ini mungkin terjadi karena banyak bisnis yang mengadopsi agen AI sebagai admin dan customer service untuk melayani pelanggan dan menyelesaikan transaksi.

"Dalam waktu dekat, setiap bisnis akan memiliki agen AI yang mewakili mereka. Dan tidak hanya itu, setiap orang di ruangan ini, dan miliaran orang di luar sana, juga akan memiliki agen AI yang bekerja untuk mereka," kata Ravi Garg, Director, Enterprise Solution, APAC, Meta dalam WhatsApp Business Summit di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

"Jadi ketika dua agen ini mulai saling terhubung satu sama lain, ini akan mengubah wajah dunia perdagangan. Ini akan mengubah bagaimana layanan kepada pelanggan diberikan," sambungnya.

Di gelaran WhatsApp Business Summit 2026, WhatsApp mengumumkan kehadiran agen AI yang dinamai Meta Business Agent. Fitur ini tersedia untuk UMKM dan bisnis besar yang membutuhkan admin yang dapat bekerja 24 jam selama 7 hari.

Agen AI ini dapat dilatih menggunakan riwayat percakapan dan katalog produk agar pesannya bisa sama seperti cara brand berkomunikasi sekaligus memberi rekomendasi produk.

Sandhya Devanathan, Vice President, India & Southeast Asia, Meta dalam kesempatan yang sama mengatakan pengguna WhatsApp di Indonesia sudah tidak asing menerima jawaban dari AI ketika berinteraksi dengan bisnis.

Iklan Sponsor / Advertisement

Ia mengatakan 71% pengguna WhatsApp berusia dewasa di Indonesia menghubungi akun bisnis setiap harinya, dan 79% mengaku menerima jawaban yang bermanfaat dari AI.

"83% mengatakan agen AI memberikan apa yang mereka inginkan dengan lebih cepat. Jawaban yang lebih cepat, penyelesaian yang lebih cepat, kemajuan yang lebih cepat," kata Sandhya.

"Ini sebenarnya angka tertinggi yang pernah kita lihat secara global dalam survei yang telah kita lakukan," sambungnya.

Video: Instagram, Facebook, sampai WhatsApp Nggak Full Gratis Lagi?

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Meta Prediksi Perdagangan Berbasis AI Akan Tumbuh Hingga USD 5 Triliun. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Hadapi Era Komputasi Kuantum, Pemerintah Siapkan Antisipasi Ancaman
TEKNOLOGI & IT

Hadapi Era Komputasi Kuantum, Pemerintah Siapkan Antisipasi Ancaman

Pemerintah Indonesia mengadakan rapat koordinasi untuk antisipasi ancaman keamanan siber akibat teknologi komputasi kuantum.

Baca Selengkapnya →
Mengenal Frekuensi 900 MHz Untuk Tingkatkan Koneksi Internet RI
TEKNOLOGI & IT

Mengenal Frekuensi 900 MHz Untuk Tingkatkan Koneksi Internet RI

Kementerian Komunikasi dan Digital akan lelang frekuensi 900 MHz untuk memperkuat layanan 4G. Spektrum ini penting untuk jangkauan dan kualitas sinyal seluler.

Baca Selengkapnya →
Petaka Baru Datang dari China, Satu Dunia Terancam Jadi Korban
INDUSTRI IT

Petaka Baru Datang dari China, Satu Dunia Terancam Jadi Korban

Microsoft mengungkap kelompok peretas China, Storm-1175, yang menyebarkan ransomware baru, StormEncryptor. Simak!

Baca Selengkapnya →