3 mnt baca (529 kata)
| |
CYBER SECURITY 11 August 2026, 05:27 WIB

Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Bisa Beroperasi Tanpa Internet

Sumber Resmi: CNN Indonesia Tekno
DevNetCUK Tech Digest
Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Bisa Beroperasi Tanpa Internet
Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Bisa Beroperasi Tanpa Internet

Meta merilis Muse Glimmer, model AI yang dapat dijalankan di PC tanpa internet. Dirancang untuk pengembang, model ini mendukung berbagai tugas kompleks.

Iklan Sponsor / Advertisement
Jakarta, CNN Indonesia --

Meta resmi merilis Muse Glimmer, sebuah model kecerdasan buatan (AI) yang dapat berjalan langsung di PC atau laptop berspesifikasi tinggi tanpa perlu koneksi internet.

Model AI berkapasitas 30 miliar parameter ini dirancang untuk dijalankan secara lokal di komputer Mac maupun PC menggunakan GPU kelas konsumen. Bobot model ini dapat diunduh secara bebas di Hugging Face di bawah lisensi Apache 2.0 yang fleksibel.

Hal ini memungkinkan para pengembang untuk menggunakan, memodifikasi, dan membangun produk berbasis model secara gratis. Model ini juga bisa bekerja tanpa koneksi internet, asalkan komputer yang menggunakannya memiliki kapasitas memori dan daya pemrosesan yang memadai.

"Hari ini, kami memperkenalkan Muse Glimmer, model terbaru dari Meta Superintelligence Labs, dan merilis bobot model tersebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka di bawah lisensi Apache 2.0 yang fleksibel," tulis Meta dalam laman resminya, Senin (10/8).

Melansir Mashable, Muse Glimmer versi ini ditujukan khusus untuk pengembang. Meta menyediakan fondasi model yang dapat menggerakkan sebuah agen AI, bukan produk siap pakai.

Apa saja kemampuan Muse Glimmer?

Meta merancang Muse Glimmer untuk bekerja layaknya asisten pribadi atau agen AI. Artinya, model akal imitasi ini dapat diberikan satu tugas besar, lalu dia akan memecahnya jadi langkah-langkah kecil dan memakai aplikasi pendukung untuk menyelesaikan tugas tersebut sampai tuntas.

Perusahaan juga membayangkan hadirnya agen lokal yang dapat mengelola jadwal, menyusun draf pesan, merapikan berkas, hingga menulis dan memperbaiki kode pemograman.

Model ini juga mampu memproses gambar bersamaan dengan teks, menjalankan tugas bertingkat, serta mencoba memulihkan proses secara mandiri ketika terjadi kendala pada sistem. Meta menyebutkan bahwa model ini dilatih menggunakan data dari lebih dari 100 bahasa.

Untuk memuat seluruh kemampuan tersebut ke dalam satu perangkat komputer, diperlukan proses downsizing. Pada tingkat presisi penuh, Muse Glimmer membutuhkan memori lebih dari 55 GB.

Meta memadatkan ukuran model ini hingga di bawah 20 GB, sehingga menyisakan ruang memori kerja serta sistem pemrosesan gambar.

Iklan Sponsor / Advertisement

Kendati demikian, klaim "dapat dijalankan di laptop" tetap memerlukan syarat teknis yang cukup tinggi. Meta merancang versi padat ini agar muat dalam alokasi memori 24 GB hingga 32 GB, serta telah mengujinya pada perangkat keras seperti prosesor M4 Max dan M5 Max milik Apple, serta GPU RTX 5090 dari Nvidia.

Meta menyebut Muse Glimmer sebagai open source, walau istilah open weight sebenarnya lebih tepat. Kalkulasi yang dipelajari model selama proses pelatihan dibuka untuk umum, tapi peluncuran ini tidak membeberkan seluruh data dan infrastruktur yang digunakan untuk membuatnya.

Meski demikian, lisensi Apache 2.0 memberikan kebebasan yang jauh lebih besar bagi para pengembang dibandingkan model tertutup yang hanya dapat diakses melalui aplikasi resmi atau API berbayar milik perusahaan pengembangnya.

(dmi)
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNN Indonesia Tekno. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNN Indonesia Tekno →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNN Indonesia Tekno

Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Bisa Beroperasi Tanpa Internet. — Dari sisi infrastruktur, kami menyarankan tim IT untuk segera memetakan aset kritis yang relevan dengan topik ini, memastikan patch level terkini, enable logging penuh pada perimeter security (firewall/SIEM), dan menjalankan uji runbook tanggap darurat (Incident Response tabletop) setidaknya satu kali per kuartal.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Ketahuan Bawa Kabur Uang Rp 16 Miliar, Agen FBI Langsung Ditangkap
INDUSTRI IT

Ketahuan Bawa Kabur Uang Rp 16 Miliar, Agen FBI Langsung Ditangkap

Seorang agen FBI, Patrick Steven Yaroch, ditangkap karena mencuri hampir Rp 16 miliar dalam aset kripto. Simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya →
Video Demo Lama Viral Lagi, Hati-hati Penggiringan Opini
TEKNOLOGI & IT

Video Demo Lama Viral Lagi, Hati-hati Penggiringan Opini

Video lama aksi demonstrasi mahasiswa beredar kembali di media sosial, berpotensi menggiring opini publik menjelang HUT ke-81 RI. Waspadai disinformasi.

Baca Selengkapnya →
Keyboard ala BlackBerry Kembali, Bisa Dipasang ke Smartphone Modern
TEKNOLOGI & IT

Keyboard ala BlackBerry Kembali, Bisa Dipasang ke Smartphone Modern

Clicks mulai mengirim Power Keyboard seharga USD 99, aksesori QWERTY ala BlackBerry yang bisa dipasang ke iPhone, Pixel, Galaxy Fold, dan ponsel lain.

Baca Selengkapnya →