4 mnt baca (731 kata)
| |
INDUSTRI IT 14 August 2026, 04:10 WIB

NeutraDC Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
NeutraDC Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center
NeutraDC Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center

PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) memperkuat ekspansi infrastruktur digital dengan pengembangan data center di Cikarang.

Iklan Sponsor / Advertisement
Kolaborasi NeutraDC dengan PLN
Foto: Dok: Telkom

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan data center, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, memperkuat langkah ekspansi infrastruktur digital nasional melalui pengembangan data center yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

Langkah tersebut ditempuh guna mendukung realisasi ekspansi tersebut, NeutraDC berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) dalam memastikan kesiapan pasokan energi bagi pengembangan fasilitas data center berskala hyperscale secara bertahap.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama NeutraDC Group, Rakhmad Tunggal Afifuddin dengan General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin dan Direktur Utama PT PLN Electricity Services PLN, Susiana Mutia, dengan disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, yang dilaksanakan di Bandung, Selasa (11/8). Tidak hanya NeutraDC, penandatanganan juga dilakukan oleh sejumlah perusahaan lainnya yang berkaitan pengadaan tenaga listrik di Cikarang.

Asal tahu saja, ekspansi ini akan meningkatkan kapasitas data center NeutraDC hingga mencapai 200 MW, sekaligus memperkuat kesiapan Indonesia dalam menyediakan infrastruktur digital berskala besar di tengah pesatnya pertumbuhan kebutuhan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), cloud computing, dan layanan digital. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari langkah strategis NeutraDC untuk memastikan pertumbuhan kapasitas data center didukung oleh infrastruktur energi yang reliable, scalable, dan resilient.

Bagi NeutraDC, kolaborasi dengan PLN menjadi salah satu langkah konkret untuk mendukung realisasi ekspansi data center sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai Digital Ecosystem Hub yang siap melayani kebutuhan AI.

Direktur Utama NeutraDC Group, Rakhmad Tunggal Afifuddin menuturkan, pengembangan kapasitas data center merupakan bagian dari strategi jangka panjang NeutraDC untuk memperkuat kapasitas infrastruktur digital Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan terhadap infrastruktur digital terus berkembang seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan AI, cloud computing, dan berbagai layanan berbasis data. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan data center yang tidak hanya memiliki kapasitas besar, tetapi juga mampu menyediakan layanan yang andal dan dapat ditingkatkan skalanya sesuai pertumbuhan pelanggan.

"Bagi kami di NeutraDC, ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas data center. Kami sedang mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan Indonesia untuk tumbuh di era AI. Karena itu, kesiapan energi menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ekspansi kami," ungkap Rakhmad dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

Melalui kolaborasi dengan PLN, NeutraDC akan memperoleh dukungan kesiapan energi untuk mendukung ekspansi infrastruktur data center khususnya di Cikarang, dengan kapasitas tambahan yang direncanakan mencapai hingga 200 MW.

Rakhmad bilang, pengembangan infrastruktur digital dalam skala besar membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pasalnya, data center tidak dapat berdiri sendiri karena membutuhkan dukungan energi, konektivitas, teknologi, dan ekosistem industri yang kuat.

"Digital transformation tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kami memperluas kapasitas data center, kami juga perlu memastikan seluruh ekosistem pendukungnya siap. Kolaborasi dengan PLN menjadi bagian dari langkah kami untuk memastikan ekspansi ini dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan," jelasnya.

Lebih jauh, ekspansi NeutraDC di Cikarang diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Bertambahnya kapasitas infrastruktur data center akan membuka ruang bagi lebih banyak perusahaan, cloud provider, technology players, dan AI ecosystem untuk mengembangkan layanan serta meningkatkan kapasitas komputasi mereka di Indonesia. Hal ini sekaligus memperkuat peluang Indonesia untuk menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi digital dan ekosistem AI di kawasan.

Iklan Sponsor / Advertisement

"Kami percaya bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia dibangun melalui kolaborasi. NeutraDC membawa kapasitas dan infrastruktur digital, PLN memastikan kesiapan energi, dan sinergi dalam ekosistem Danantara Indonesia memperkuat kemampuan kita untuk menciptakan nilai yang lebih besar," tutup Rakhmad.

Kebutuhan penambahan kapasitas data center untuk menunjang kebutuhan pelanggan dalam menyediakan AI juga didukung dengan pengembangan tiga layanan utama NeutraDC. Di antaranya adalah Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra Connect, yang mencakup layanan data center, komputasi untuk kebutuhan AI, serta konektivitas digital.

Portofolio tersebut mencakup layanan colocation, GPU dan AI compute, interkoneksi data center, cross-connect, hingga layanan internet. Dengan portofolio tersebut, NeutraDC menjalankan peran sebagai penyedia infrastruktur dan ekosistem digital yang melayani kebutuhan enterprise hingga hyperscale. 

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Data Center dan Sekolah Berebut Listrik, Korbannya Siswa Kepanasan
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

NeutraDC Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya
INDUSTRI IT

Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya

Prabowo target renovasi 100.000 sekolah hingga 2029 dan penyediaan layar pintar interaktif makin banyak.

Baca Selengkapnya →
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
TEKNOLOGI & IT

Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut 1.000 tambang ilegal. Penertiban tambang ilegal bisa menjaga kelestarian.

Baca Selengkapnya →
Prabowo Sebut Teknologi Kloning Bisa untuk Perbanyak Sapi Ternak
TEKNOLOGI & IT

Prabowo Sebut Teknologi Kloning Bisa untuk Perbanyak Sapi Ternak

Pemerintah punya kebijakan upstreaming untuk membeli perusahaan terbaik dan mendapatkan teknologinya. Salah satu teknologi yang dibutuhkan adalah kloning sapi.

Baca Selengkapnya →