3 mnt baca (540 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 14 August 2026, 04:45 WIB

Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut 1.000 tambang ilegal. Penertiban tambang ilegal bisa menjaga kelestarian.

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut 1.000 tambang ilegal. Hal ini diungkapkannya dalam pidato di Sidang Tahunan MPR RI 2026 & Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung, 1.000 tambang ilegal. Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut, masa 1.000 tambang pejabat TNI dan Polri nggak tahu?" tutur Prabowo.

"Untuk apa negara kasih pangkat dan jabatan kalau tidak bisa tertibkan ini," imbuhnya.

Dari data GISACT Geo-Intelligence Solution, terdeteksi beberapa tambang ilegal di Bangka dalam kondisi tidak aktif yang membiarkan lahan tambang terbengkalai tanpa melakukan proses pemulihan lahan pascatambang.

Dengan menggunakan analisis indeks tanah dalam rentang tahun 2015-2004, GISACT memantau tingkat aktivitas pertambangan ilegal terhadap lingkungan. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas ini terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu:

  • Rendah (17,50%)
  • Sedang (36,57%)
  • Tinggi (6,59%).
  • Penutupan dan penertiban tambang ilegal mampu memberikan manfaat pada lingkungan. Paling utama adalah memperbaiki dampak menurunnya daya serap air dan krisis air bersih setelah pembukaan lahan serta penebangan vegetasi, meskipun dampaknya jelas sangat sulit dipulihkan.

    Salah satu dampak paling nyata dari tambang ilegal adalah penurunan densitas vegetasi. GISACT mengamati bagaimana perubahan densitas vegetasi dari tahun 2015-2024 di luar lahan kelapa sawit.

    "Hasil analisis menunjukkan bahwa kerusakan vegetasi terbesar terjadi di kawasan hutan utara, tengah, dan selatan Pulau Bangka. Secara keseluruhan, luas kawasan hutan yang terdampak mencapai 1.253,36 km²," kata GISACT di website resmi mereka.

    Penurunan densitas vegetasi ini tidak hanya memengaruhi keanekaragaman hayati tetapi juga berkontribusi pada perubahan ekosistem regional.

    Masalah air akibat aktivitas tambang ilegal

    Masalah air akibat aktivitas tambang ilegal begitu mengerikan. Literatur menunjukkan bahwa di wilayah Amazon, aktivitas penambangan emas ilegal telah menyebabkan pembuangan merkuri ke sungai (Swenson dkk. 2011). Situasi ini telah mencemari sumber air yang digunakan untuk irigasi dan perikanan, sehingga membahayakan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat adat dan penduduk lokal, dikutip dari IWAPonline.

    Di Rumania, tumpahan sianida yang melanggar hukum dari operasi penambangan emas telah mencemari sungai-sungai besar, seperti Sungai Tisza dan Danube, sehingga menyebabkan kerusakan ekosistem perairan secara luas dan mengancam mata pencaharian para petani dan nelayan.

    Iklan Sponsor / Advertisement

    Selain itu, penambangan ilegal dan pencemaran air berdampak buruk pada praktik pertanian, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat. Contoh besar dapat diambil dari Nigeria Utara. Operasi pertambangan berdampak negatif terhadap pertanian irigasi melalui pencemaran badan air dan paparan logam berat yang merugikan pada tanaman, sehingga membahayakan ketahanan pangan dan kesehatan manusia.

    Di Negara Bagian Ondo, Nigeria, aktivitas penambangan minyak ilegal telah menyebabkan pencemaran tanah dan air serta mengakibatkan keracunan makanan, masalah kesehatan, dan pengungsian petani dan nelayan.

    Oleh karena itu, masalah tambang ilegal tak cuma berdampak pada kerugian finansial negara, namun dampaknya juga terasa bagi lingkungan dan manusia. Evaluasi dan penertiban tambang ilegal sudah sepatutnya menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.

    Video Tampang 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Bos Tambang Samin Tan


Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Prabowo Kebut Digitalisasi Bansos, Target 49 Juta Keluarga Terdaftar
TEKNOLOGI & IT

Prabowo Kebut Digitalisasi Bansos, Target 49 Juta Keluarga Terdaftar

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah terus mempercepat transformasi sistem perlindungan sosial melalui digitalisasi.

Baca Selengkapnya →
Larangan Medsos, Australia Hapus 750 Ribu Akun Anak di Bawah Umur
CYBER SECURITY

Larangan Medsos, Australia Hapus 750 Ribu Akun Anak di Bawah Umur

Meta menghapus 750 ribu akun pengguna Australia di bawah 16 tahun setelah larangan media sosial.

Baca Selengkapnya →
Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya
INDUSTRI IT

Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya

Prabowo target renovasi 100.000 sekolah hingga 2029 dan penyediaan layar pintar interaktif makin banyak.

Baca Selengkapnya →