3 mnt baca (489 kata)
| |
INDUSTRI IT 13 August 2026, 11:40 WIB

Pendiri Tokopedia Siap Buka-bukaan, Semua Boleh Tanya Langsung

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
Pendiri Tokopedia Siap Buka-bukaan, Semua Boleh Tanya Langsung
Pendiri Tokopedia Siap Buka-bukaan, Semua Boleh Tanya Langsung

Leontinus Alpha Edison, co-founder Tokopedia, dorong pengusaha kecil untuk percaya diri.

Iklan Sponsor / Advertisement
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison dalam acara Perayaan Kolaborasi Beli LokalTokopediadan TikTok Shop Indonesia, di Jakarta, Kamis (13/8/2026
Foto: (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Jakarta, CNBC Indonesia - Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison punya pesan penting bagi para pengusaha yang skalanya masih kecil. Co-founder Tokopedia itu meminta para pengusaha untuk tetap percaya diri.

Dia mencontohkan Tokopedia pada Agustus 2009 tak lama setelah diluncurkan hanya mencatatkan transaksi Rp 33 juta saja. Kemudian terus berkembang hingga sebesar sekarang.

"Nah, jadi saya enggak masalah, pengusaha di sini masih kecil, yang penting jangan enggak pede (percaya diri). Udah hajar aja. Mentor-mentor di sini banyak yang bagus-bagus," kata Leontinus dalam acara Perayaan Kolaborasi Beli Lokal Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Dia juga mengatakan jika para pengusaha bisa menghubunginya secara langsung. Jika waktunya luang, dia mengaku masih sempat membaca pesan yang masuk ke media sosialnya dan mencoba membalasnya.

Dalam kesempatan itu, Leontinus mengungkapkan program yang disusunnya bernama Perintis Berdaya. Pengalamannya selama di Tokopedia digunakan dalam mengusung program tersebut.

Salah satu pilar dalam program tersebut adalah kebutuhan pengusaha untuk didampingi dengan mentor. Dia mengatakan para investor Tokopedia menjadi mentor dirinya dan William Tanuwijaya, yang juga mendirikan platform e-Commerce tersebut.

Pilar berikutnya adalah akses, yakni membuka kesempatan belajar dan apapun yang dibutuhkan para pengusaha seperti bahan baku dan keuangan.

Selain itu ada juga soal pembiayaan. Terdapat perbedaan saat penggalangan dana di Tokopedia dan sekarang yang dialami para pengusaha.

Leontinus mengaku dia dan William tak pernah ditanya soal aset oleh pihak yang mengucurkan dana. Berbeda dengan sekarang pengusaha ditanya soal aset.

Terkait hal tersebut, dia memiliki ambisi pribadi untuk adanya regulasi yang jelas soal hal ini. Selain soal aset, regulasi bisa juga berisi beberapa hal lain yang bisa diperhitungkan saat proses pendanaan.

"Tidak hanya berbasis aset kan. Profil bisnisnya, struktur biayanya, struktur pendapatannya, semua legal-legal-nya, dinamika pasar dan selanjutnya itu harus bisa kita nilai. Nah kita sedang mengerjakan itu, harapannya kita punya regulasi yang bisa menjadi pedoman yang lebih jelas bagaimana teman-teman analis-analis keuangan itu bisa membantu pembiayaan yang lebih inklusif," jelasnya.

Iklan Sponsor / Advertisement

Terakhir adalah pemberdayaan dan pelindungan pekerja migran, yang diakuinya cukup sulit dilakukan karena tak punya pengalaman.

Leontinus mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop karena telah melakukan pilar-pilar dalam program tersebut.

"Karena yang dilakukan oleh Tokopedia Tiktok shop itu sebenarnya melakukan ini. Jadi teman-teman di sini sudah melakukan ini sebenarnya," dia menuturkan.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Komisi TikTok Shop Naik, Potongan ke Penjual Bisa Naik 16 Kali Lipat
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

Pendiri Tokopedia Siap Buka-bukaan, Semua Boleh Tanya Langsung. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Karyawan Izin Ibadah Langsung Dipecat, Perusahaan Didenda Rp 2,6 M
INDUSTRI IT

Karyawan Izin Ibadah Langsung Dipecat, Perusahaan Didenda Rp 2,6 M

Apple setuju membayar Rp 2,6 miliar untuk menyelesaikan gugatan diskriminasi agama mantan karyawan. Simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya →
Bocoran Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max yang Rilis Bulan Depan
CYBER SECURITY

Bocoran Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max yang Rilis Bulan Depan

Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max diperkirakan meluncur bulan depan. Bocoran desain dan spesifikasi terbaru, termasuk chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Baca Selengkapnya →
Produknya Laku Keras di TikTok, Pemilik Toko Online Bagikan Rahasianya
INDUSTRI IT

Produknya Laku Keras di TikTok, Pemilik Toko Online Bagikan Rahasianya

Pengusaha kini memanfaatkan TikTok Shop untuk meningkatkan penjualan.

Baca Selengkapnya →