
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengembangan teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi program-program pemerintah. Salah satunya, ia mencontohkan 84,51% permohonan MK hingga 23 Juli 2026 dilakukan secara online, dengan begitu warga dari Aceh hingga Papua tidak harus selalu melakukan mobilisasi fisik.
Kendati demikian, Prabowo menekankan bahwa kecanggihan teknologi tak ada gunanya jika tidak dibarengi dengan kesejahteraan rakyat. Salah satu indikatornya adalah tidak boleh ada rakyat yang kekurangan makan.
"Kita boleh punya tentara yang paling hebat, boleh punya pesawat canggih, kalau tidak ada makan saya kira bangsa ini berhenti saja sebagai bangsa," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam Rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Untuk itu, Prabowo menekankan pentingnya kebijakan pemerintah yang mengedepankan swasembada pangan, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah. Memastikan program-program penyaluran pangan sampai ke rakyat Indonesia dikatakan berkat kerja sama berbagai pihak.
"Kerja keras petani, penyuluh, pemerintah daerah, saya katakan semua unsur TNI Polri terima kasih, koperasi, BUMN, terima kasih atas kerja sama dan gotong royong," kata Prabowo.
[Gambas:Video CNBC]