2 mnt baca (398 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 10 August 2026, 12:32 WIB

Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom

DEEP, startup asal Inggris, mengungkap proyek habitat bawah laut buatannya yang dirancang untuk manusia. Tertarik mencobanya, detikers?

Iklan Sponsor / Advertisement

Jakarta — Ingin tinggal di bawah laut seperti karakter Sandy Cheeks di serial Spongebob SquarePants? Mimpi kalian sepertinya tidak lama lagi akan bisa terwujud.

DEEP, sebuah startup yang bermarkas di Inggris, belum lama ini mengungkap proyek terbarunya berupa habitat bawah air untuk manusia yang dinamai 'Vanguard'.

Proyek ini mulai beroperasi di kedalaman sekitar 17 meter di lepas pantai Florida, Amerika Serikat. Jangan harapkan fasilitas super mewah seperti hotel bintang lima, karena habitat yang berbentuk seperti tabung ini hanya berukuran 10 x 2 meter.

Vanguard pada dasarnya adalah mobil karavan yang dimodifikasi. Habitat ini terdiri dari beberapa modul utama: ruang tamu dengan empat tidur susun, sofa, dan dapur; ruang kombinasi kamar mandi dan laboratorium; kolam renang dan ruang selam; dan pelampung pendukung yang menyediakan oksigen, listrik, dan komunikasi dengan dunia luar.

Berbeda dengan habitat bawah air lainnya yang harus diangkat dan diturunkan setiap pergantian awak, Vanguard ditambatkan di dasar laut yang menunjukkan bahwa DEEP berencana untuk mengoperasikannya dalam jangka waktu cukup panjang.

Habitat bawah laut sebenarnya bukanlah hal baru. Jauh sebelum Vanguard, ada Aquarius Reef Base, laboratorium riset bawah laut yang didirikan pada tahun 1986 yang saat ini masih dioperasikan oleh Florida International University.

"Sudah lebih dari 40 tahun sejak kita memiliki habitat bawah laut yang dibangun dan diluncurkan untuk manusia," kata Director of Scientific Research DEEP Dawn Kernagis kepada NPR, seperti dikutip dari Futurism, Senin (10/8/2026).

"Kami benar-benar membangun ini di atas pundak para raksasa yang telah melakukan penelitian ini," sambungnya.

Iklan Sponsor / Advertisement

DEEP berharap habitat ini dapat menjadi pusat penelitian bawah laut, dan mereka menawarkan hibah hingga USD 50.000 (Rp 890 jutaan) bagi peneliti untuk mendukung eksperimennya. Saat ini mereka mencari peneliti yang bekerja di bidang restorasi terumbu karang dan kolaborasi manusia-mesin.

Menurut website DEEP, tim peneliti yang beranggotakan maksimal dua orang dapat mendaftarkan proposal kepada perusahaan. Tim peneliti yang terpilih akan mendapatkan kesempatan tinggal di bawah laut selama lima hari, setelah mengikuti pelatihan wajib selama dua minggu.

Mengagumi Keindahan Bawah Laut Karimunjawa Saat Diving

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: DetikInet Teknologi

Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak
TEKNOLOGI & IT

Kamu Susah Tidur Malam Ini, Wearable Canggih Ini Bikin Tidur Nyenyak

Tim peneliti dari University of Texas di Austin berhasil mengembangkan sebuah soft patch (plester) inovatif yang mampu membantu penggunanya tidur lebih nyenyak.

Baca Selengkapnya →
iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?
TEKNOLOGI & IT

iOS 26 Bisa Di-jailbreak, Buat Apa Sih?

Tool jailbreak populer, Dopamine 3.0, akhirnya resmi dirilis dan membawa dukungan untuk iOS 26.0 serta iOS 26.0.1.

Baca Selengkapnya →
Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda
TEKNOLOGI & IT

Waspada! Mungkin Ada Siluman AI di Perusahaan Anda

Akamai merilis laporan keamanan State of the Internet (SOTI) terbaru bertajuk The Enterprise AI Usage Risk Report 2026.

Baca Selengkapnya →