3 mnt baca (473 kata)
| |
TEKNOLOGI & IT 06 August 2026, 10:29 WIB

Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda

Sumber Resmi: DetikInet Teknologi
DevNetCUK Tech Digest
Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda
Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda
Iklan Sponsor / Advertisement
Ringkasan editorial DevNetCUK: bagian inti berita bersumber dari DetikInet Teknologi, lalu dilengkapi dengan konteks teknis dan rekomendasi langkah tindak lanjut untuk praktisi infrastruktur IT.

Perbedaan genetik di alam sering terjadi. Kali ini ada tokek yang punya dua kepala bernama Simon dan Garfunkel.

Konten asli dari DetikInet Teknologi


Jakarta -

Perbedaan genetik di alam sering terjadi. Kali ini ada tokek yang punya dua kepala bernama Simon dan Garfunkel, masing-masing kepala pun dikatakan punya kepribadian yang berbeda.

Simon dan Garfunkel adalah seekor tokek berjambul (crested gecko) berkepala dua yang dipelihara oleh peternak tokek Rockstar Geckos. Mereka menetas pada akhir Juni.

Kondisi memiliki lebih dari satu kepala dikenal sebagai polycephaly. Biasanya terjadi ketika kembar mulai memisahkan diri di dalam rahim namun prosesnya tidak tuntas. Kondisi ini disebut sebagai bifurkasi aksial.

Biasanya, di alam liar, hewan dengan kondisi polycephaly tidak bertahan hidup lama karena mereka kesulitan untuk bergerak dan makan. Namun, Simon dan Garfunkel dirawat oleh tim dan tampaknya menunjukkan perkembangan yang baik, meskipun masih tahap awal.

[Gambas:Youtube]

"Setiap kepala tampaknya memiliki perilakunya sendiri. Kepala sebelah kiri sedikit lebih pemarah. Mereka memang terlihat sesekali berselisih mengenai arah tujuan, tetapi sebagian besar hal itu tidak menjadi masalah. Saya menduga kepala sebelah kanan lebih dominan, namun agak sulit untuk memastikannya," ujar Tracie Kelley dari Rockstar Geckos kepada IFLScience.

Tim tersebut rutin memberikan kabar terbaru mengenai si kembar melalui akun media sosial. Mereka berterima kasih atas besarnya minat yang ditunjukkan terhadap gecko kecil ini.

Ketika bicara soal tantangan terbesar dalam merawat gecko berkepala dua, tim menjawab adalah membantu proses pergantian kulit. Gecko tidak selalu membutuhkan bantuan, tetapi karena tubuh mereka sangat kecil dan rapuh, dibutuhkan waktu lama untuk memastikan tidak ada sisa kulit lama yang tertinggal.

"Kami ingin semua orang tahu bahwa kami sangat berterima kasih atas kasih sayang dan dukungan yang diberikan untuk makhluk-makhluk kecil ini. Kami akan terus memberikan kabar terbaru," kata Kelley.

Tokek bukanlah satu-satunya spesies yang bisa memiliki dua kepala. Pada tahun 2011, seekor hiu banteng berkepala dua ditemukan oleh nelayan di Teluk Meksiko. Kasus serupa juga pernah tercatat pada kucing, ular, bahkan sapi.

Fenomena ini juga bukan hal baru. Sebuah fosil berusia 125 juta tahun ditemukan di China, memperlihatkan spesimen berupa hyphalosaurus berkepala dua yang berasal dari lapisan fosil Biota Jehol di Provinsi Liaoning.

Iklan Sponsor / Advertisement

Samsung Galaxy Unpacked Watch Party 2026: First Impression The New Galaxy Foldable & Galaxy Watch Series


Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK

BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi  |  Opini subyektif editorial untuk praktisi IT

Berita Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.

Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.

Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di DetikInet Teknologi →
Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja
TEKNOLOGI & IT

Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja

Meta didenda Rp 10,12 triliun dan diperintahkan membatasi penggunaan Instagram dan Facebook oleh remaja di New Mexico.

Baca Selengkapnya →
Tampilan Tangguh BAIC BJ40 Plus Kenakan Ban Bridgestone Dueler A/T002
INDUSTRI IT

Tampilan Tangguh BAIC BJ40 Plus Kenakan Ban Bridgestone Dueler A/T002

Bridgestone Indonesia berkolaborasi dengan JDI. Mereka menyematkan ban Bridgestone Dueler A/T002 pada BAIC BJ40 Plus di ajang GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang.

Baca Selengkapnya →
Palestina Puji Pakta Mekkah sebagai Langkah Menuju Keamanan Kolektif Dunia Islam
INDUSTRI IT

Palestina Puji Pakta Mekkah sebagai Langkah Menuju Keamanan Kolektif Dunia Islam

Kepresidenan Palestina menyambut baik penandatanganan pakta pertahanan antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Palestina menggambarkannya sebagai langkah strategis penting untuk me...

Baca Selengkapnya →