Unboxing Galaxy Watch Ultra2, smartwatch tangguh Samsung dengan bodi titanium, layar 5.000 nit, baterai 800 mAh dan fitur kesehatan berbasis AI.
Konten asli dari DetikInet Teknologi
Jakarta - Unboxing Galaxy Watch Ultra2, smartwatch tangguh Samsung dengan bodi titanium, layar 5.000 nit, baterai 800 mAh dan fitur kesehatan berbasis AI.
Galaxy Watch Ultra2 menjadi smartwatch paling tangguh Samsung saat ini. Generasi terbaru ini membawa sejumlah peningkatan, mulai dari bodi yang lebih ramping, layar lebih terang, chipset baru, hingga baterai berkapasitas lebih besar. Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy Watch Ultra2 hadir dalam ukuran 47 mm dengan casing berbahan titanium. Meski mengusung baterai lebih besar, bodinya dibuat 12% lebih tipis dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi sebelumnya sehingga lebih nyaman dikenakan sehari-hari. Foto: Adi FR/detikINET
Samsung menyediakan Galaxy Watch Ultra2 dengan strap yang dirancang untuk menunjang aktivitas outdoor dan olahraga. Mekanisme pemasangannya dibuat praktis sehingga pengguna dapat mengganti strap dengan cepat untuk menyesuaikan aktivitas maupun gaya sehari-hari. Foto: Adi FR/detikINET
Samsung membekali Galaxy Watch Ultra2 dengan layar Super AMOLED 1,52 inch beresolusi 498 x 498 pixel. Tingkat kecerahannya mencapai 5.000 nit, membuat informasi di layar tetap mudah dilihat saat digunakan di bawah terik Matahari. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi FR/detikINET
Performa Galaxy Watch Ultra2 ditenagai Snapdragon Wear Elite Platform yang menggantikan Exynos W1000 pada generasi sebelumnya. Samsung memasangkannya dengan RAM 2 GB dan penyimpanan internal 64 GB. Foto: Adi FR/detikINET
Salah satu peningkatan terbesar ada di baterai. Galaxy Watch Ultra2 membawa kapasitas 800 mAh, naik 35% dari generasi sebelumnya. Samsung mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 60 jam dengan Always On Display aktif. Foto: Adi FR/detikINET
Penggemar aktivitas outdoor mendapat mode Trail Run yang mendukung navigasi rute GPX secara offline. Galaxy Watch Ultra2 juga dibekali GPS dengan akurasi lebih tinggi untuk membantu memantau rute dan performa saat berlari di berbagai medan. Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy Watch Ultra2 membawa fitur kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health. Fitur barunya antara lain Vitals untuk membaca perubahan kondisi tubuh, Heart Health Score untuk memberikan gambaran kesehatan kardiovaskular, Daily Cardio Load, hingga Fitness Index. Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy Watch Ultra2 menjalankan Wear OS dengan antarmuka One UI Watch terbaru. Samsung mengoptimalkan tampilannya agar informasi kesehatan, olahraga, notifikasi, hingga berbagai aplikasi bisa diakses dengan cepat langsung dari pergelangan tangan. Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy Watch Ultra2 mempertahankan Quick Button di sisi bodi yang memudahkan pengguna mengakses fitur favorit dengan cepat. Tombol ini dapat digunakan untuk memulai aktivitas olahraga hingga mengaktifkan fungsi tertentu tanpa harus menyentuh layar. Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy Watch Ultra2 dirancang untuk menemani aktivitas ekstrem. Smartwatch ini mengantongi sertifikasi IP69K, ketahanan air 10ATM, MIL-STD-810H, serta EN13319 untuk aktivitas menyelam. Pengguna bahkan dapat memantau kedalaman, durasi menyelam dan suhu air langsung dari pergelangan tangan. Foto: Adi FR/detikINET
Tinjauan Infrastruktur IT — Redaksi DevNetCUK
BAGIAN INI BUKAN ISI BERITA ASLI DARI DetikInet Teknologi | Opini subyektif editorial untuk praktisi IT
Berita Unboxing Galaxy Watch Ultra2, Lebih Tipis tapi Makin Tangguh yang dilaporkan oleh DetikInet Teknologi di sektor Teknologi & IT dapat menjadi momentum evaluasi untuk operasional IT di organisasi Anda.
Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.
Ingin mendalami topik sejenis melalui tutorial & lab hands-on? Kunjungi halaman Pusat Tutorial Jaringan & Infrastruktur IT, atau pelajari penawaran layanan profesional DevNetCUK di halaman Solusi Enterprise kami.
Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari DetikInet Teknologi. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.
Bagikan Artikel Ini
Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.
Berita Terkait Lainnya
Lihat Semua Berita →
MHU Perkuat Reputasi Bisnis melalui Komunikasi Korporat Berkelanjutan
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMS Group Indonesia (MMSGI), meraih penghargaan PR Popular Companies Awards 2026 untuk kategori perusahaan pertambangan batubara.
Kronologi Tasyi Athasyia Ditipu Karyawan Selama Setahun, 12 Barang Branded Dijual Online
nfluencer Tasyi Athasyia mengungkap pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya. Ia mendapati karyawannya sendiri diduga mencuri sejumlah barang miliknya selama kurang lebih sat...
Komisi III DPR Bakal Panggil Polda Sumatera Utara soal Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntasa kasus tewasnya istri anggota polisi di Medan, Winda Lorenza Gowasa (WL).