3 mnt baca (476 kata)
| |
INDUSTRI IT 11 August 2026, 12:40 WIB

Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang

Proyek data center Amazon di Gilroy, California, berlangsung tanpa sepengetahuan warga selama 5 tahun.

Iklan Sponsor / Advertisement
Ilustrasi Gedung Data Center. (Pexels)
Foto: Ilustrasi Gedung Data Center. (Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah proyek data center raksasa milik Amazon di kota Gilroy, California, telah berlangsung selama 5 tahun tanpa sepengetahuan warga. Warga baru menyadari keberadaan proyek itu saat bangunan sudah mulai terlihat.

Laporan The Wall Street Journal yang dikutip Futurism pada Selasa (11/8/2026), menyatakan Amazon memanfaatkan peraturan tata kota yang diterbitkan 45 tahun lalu untuk membangun fasilitas yang luasnya melebihi 4 hektare di lahan seluas 56 hektare. Aturan lama itu mengizinkan pembangunan industri di sepanjang jalan tol tanpa perlu persetujuan warga atau pemungutan suara terbanyak. Hanya seorang pejabat kota yang memberi izin.

"Sebagian besar warga baru mengetahui proyek ini setelah pembangunannya dimulai," ujar Coleen Crew, seorang guru sekolah dasar di Gilroy, dalam rapat dewan kota seperti dikutip WSJ.

Ketika seorang warga bernama Rosa Rodriguez berusaha menyampaikan keberatan terkait dampak lingkungan dan pasokan air yang makin kering, petugas kota justru memberitahu masa tanggapan publik sudah ditutup sejak September 2024, jauh sebelum warga mengetahui proyek itu ada.

Warga menentang proyek itu karena data center memakan daya listrik yang luar biasa besar sehingga berpotensi menaikkan tarif listrik warga. Selain itu, data center diketahui berdampak terhadap emisi gas rumah kaca, menimbulkan kebisingan yang mengganggu, serta menguras pasokan air.

Fasilitas ini diperkirakan menghabiskan daya 49 megawatt atau setara dengan konsumsi listrik 20.000 rumah serta mengonsumsi 7,5 juta galon air per tahun.

Walikota Gilroy justru membandingkan data center itu dengan gudang pangan yang sebelumnya dibangun tanpa protes warga.

"Mereka tidak keberatan saat pusat distribusi pangan dibangun tanpa dilibatkan, namun sekarang keberatan saat data center dibangun tanpa pelibatan warga," ujarnya.

Warga Dibujuk, Tapi Tetap Menolak

Setelah ketahuan, Amazon berusaha melunakkan kemarahan warga dengan menjanjikan saluran air limbah baru, pendapatan pajak, lapangan kerja konstruksi, hingga mensponsori festival bawang putih tahunan kota tersebut. Namun warga tetap menuntut agar mereka diberi tahu sejak awal untuk proyek sebesar itu.

Iklan Sponsor / Advertisement

Pihak Amazon mengakui telah mengikuti prosedur perizinan yang berlaku untuk lahan industri, namun mengakui seharusnya lebih awal melibatkan warga.

"Kami telah bertemu langsung dengan warga dan mengadakan pertemuan terbuka untuk mendengar masukan," kata Roger Wehner, wakil presiden pengembangan ekonomi Amazon Web Services.

Kini pejabat kota sedang mempertimbangkan mengubah aturan perizinan agar proyek besar wajib mengadakan pertemuan warga sebelum izin dikeluarkan.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Demo Besar-Besaran Tolak Data Center Raksasa, Warga Sudah Muak
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia
TEKNOLOGI & IT

Video Viral Dua AI Berbincang, Tiba-tiba Ganti Bahasa Rahasia

Sebuah video viral menangkap momen dua agen kecerdasan buatan (AI) berbincang. Pada akhirnya, mereka berdua berganti mode dengan 'bahasa rahasia'.

Baca Selengkapnya →
Grab Latih Driver, Dari Jadi Pengusaha Hingga Content Creator
INDUSTRI IT

Grab Latih Driver, Dari Jadi Pengusaha Hingga Content Creator

Grab menyediakan pelatihan bertajuk Grab Academy sebagai upaya mengembangkan keterampilan sekaligus bisa naik kelas

Baca Selengkapnya →
Penampakan Nintendo Switch 2 yang Akan Rilis Resmi di Indonesia
TEKNOLOGI & IT

Penampakan Nintendo Switch 2 yang Akan Rilis Resmi di Indonesia

Nintendo mengumumkan akan segera menghadirkan Switch dan Switch 2 secara resmi di Indonesia. Berikut pengalaman singkat menjajal Nintendo Switch 2.

Baca Selengkapnya →