Panduan Praktis Konfigurasi Inter-VLAN Routing & Trunking pada Cisco Catalyst Switch
Glosarium Istilah & Singkatan
Penjelasan istilah teknis dan singkatan agar pembelajaran lebih ramah untuk pemula.
Tested & Verified On
Cisco Catalyst IOS 15.x
Prerequisites
Switch layer 3 tersedia dan dapat menjalankan ip routing. IP plan tiap VLAN sudah ditentukan. Port uplink ke access switch telah diidentifikasi.
Kenapa Glosarium Ini Penting
Materi Panduan Praktis Konfigurasi Inter-VLAN Routing & Trunking pada Cisco Catalyst Switch memuat cukup banyak istilah teknis dan singkatan. Modul ini disediakan agar pembaca awam tidak tersendat saat menjumpai istilah yang sering dipakai engineer jaringan, server, storage, dan security.
Cara Menggunakan Modul Ini
- Baca istilah yang belum Anda pahami sebelum lanjut ke implementasi.
- Kembali ke glosarium ketika menemukan singkatan baru di langkah konfigurasi.
- Gunakan definisi ini sebagai pijakan awal, lalu cocokkan dengan output perangkat yang Anda pakai.
Istilah Penting yang Perlu Dipahami
14 istilahIP Address
Alamat logis yang diberikan ke perangkat agar dapat saling berkomunikasi di jaringan.
Gateway
Perangkat atau alamat tujuan pertama yang dipakai host untuk keluar dari subnet lokalnya.
Subnet
Bagian jaringan yang dibatasi oleh subnet mask agar segmentasi alamat lebih rapi dan efisien.
Latency
Waktu tempuh paket dari sumber ke tujuan. Latency tinggi biasanya terasa sebagai koneksi lambat atau jeda.
Failover
Perpindahan layanan atau trafik ke jalur cadangan saat jalur utama gagal.
Throughput
Jumlah data yang benar-benar berhasil dikirim dalam satuan waktu tertentu.
SVI
Interface virtual di switch layer 3 yang berfungsi sebagai gateway untuk sebuah VLAN.
Trunk
Link antar perangkat yang membawa beberapa VLAN sekaligus dalam satu interface fisik.
Access Port
Port switch yang hanya melayani satu VLAN untuk endpoint seperti PC, printer, atau access point.
VLAN
Segmentasi logis layer 2 untuk memisahkan broadcast domain dalam satu infrastruktur switch.
ACL
Daftar aturan untuk mengizinkan atau menolak trafik berdasarkan kriteria tertentu.
DHCP
Protokol otomatisasi pengalokasian IP address, subnet mask, gateway, dan DNS ke client jaringan.
RIP
Protokol routing distance-vector berukuran kecil yang menggunakan jumlah hop count sebagai metrik.
AH
Protokol bagian IPSec yang mengamankan integritas dan otentikasi asal paket IP tanpa mengenkripsi isi payload.