MIKROTIK LEVEL: ADVANCED 2 min read Lab 120-150 menit 82 views

Panduan Praktis Konfigurasi BGP Peering Multi-Homing pada MikroTik RouterOS v7

Modul Saat Ini

Implementasi Bertahap

Langkah konfigurasi dan tindakan lapangan yang dilakukan dari awal sampai siap diuji.

DevNetCUK Senior Network Engineer 24 Aug 2026
URL Modul
Panduan Praktis Konfigurasi BGP Peering Multi-Homing pada MikroTik RouterOS v7
Executive Summary Panduan BGP multi-homing dua ISP di MikroTik RouterOS v7 yang menekankan pengumpulan parameter peering, filter prefix, local preference, AS-path prepend, verifikasi sesi, dan uji failover.

Tested & Verified On

MikroTik RouterOS v7.14 pada CCR/CHR

Prerequisites

ASN, prefix public, remote ASN, dan parameter peering dari ISP tersedia. Interface WAN dan LAN sudah dinamai dengan jelas. Firewall tidak memblok TCP 179 ke peer ISP.

Kasus Lapangan & Sasaran Implementasi

Perusahaan memiliki ASN dan blok IP public sendiri serta ingin mempertahankan konektivitas saat salah satu ISP gagal tanpa kehilangan kontrol atas jalur utama dan jalur cadangan.

Target pembaca: Network engineer yang sudah memahami IP public, ASN, dan dasar routing edge.

Hasil akhir yang harus dicapai: Router edge mampu membangun dua sesi eBGP, mengiklankan prefix perusahaan secara aman, dan tetap melayani trafik saat ISP utama putus.

Tahapan Implementasi Lapangan

  1. Validasi seluruh parameter peering: IP point-to-point, ASN remote, router-id lokal, dan prefix yang boleh diumumkan.
  2. Bangun outbound dan inbound filter agar hanya prefix sah yang diumumkan dan hanya route yang dibutuhkan yang diterima.
  3. Aktifkan sesi BGP satu per satu, cek state established, lalu bandingkan local preference jalur utama dan backup.
  4. Lakukan uji failover dengan memutus salah satu link sambil memantau ping, route, dan advertisement.

Contoh Konfigurasi / Command Penting

/ip address
add address=202.152.0.2/30 interface=ether1
add address=103.28.0.2/30 interface=ether2
add address=103.180.220.1/24 interface=bridge-lan
/routing filter rule
add chain=bgp-out-primary rule="if (dst == 103.180.220.0/24) { accept } else { reject }"
add chain=bgp-out-backup rule="if (dst == 103.180.220.0/24) { set bgp-path-prepend 3; accept } else { reject }"
/routing bgp template
set default as=150508 router-id=103.180.220.1
/routing bgp connection
add name=peer-isp-primary remote.address=202.152.0.1/32 remote.as=7713 templates=default
add name=peer-isp-backup remote.address=103.28.0.1/32 remote.as=9341 templates=default

CLI Command & Configuration Script

/ip address
add address=202.152.0.2/30 interface=ether1
add address=103.28.0.2/30 interface=ether2
add address=103.180.220.1/24 interface=bridge-lan
/routing filter rule
add chain=bgp-out-primary rule="if (dst == 103.180.220.0/24) { accept } else { reject }"
add chain=bgp-out-backup rule="if (dst == 103.180.220.0/24) { set bgp-path-prepend 3; accept } else { reject }"
/routing bgp template
set default as=150508 router-id=103.180.220.1
/routing bgp connection
add name=peer-isp-primary remote.address=202.152.0.1/32 remote.as=7713 templates=default
add name=peer-isp-backup remote.address=103.28.0.1/32 remote.as=9341 templates=default

Masukan & Komentar Pembaca (0)

Diskusi Komunitas
Kirim Masukan atau Pertanyaan

Bantu kami meningkatkan kualitas tutorial ini dengan memberikan masukan, koreksi, atau pertanyaan teknis Anda.

Belum ada masukan pembaca. Jadilah yang pertama memberikan masukan atau pertanyaan.