2 mnt baca (364 kata)
| |
INDUSTRI IT 12 August 2026, 09:10 WIB

2.000 Daerah RI Masih 'Gelap' Tanpa Internet, Paling Parah di Papua

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
2.000 Daerah RI Masih 'Gelap' Tanpa Internet, Paling Parah di Papua
2.000 Daerah RI Masih 'Gelap' Tanpa Internet, Paling Parah di Papua

Sebanyak 2.000 desa di Indonesia, terutama di Papua, belum terjangkau sinyal 4G. Simak selengkapnya!

Iklan Sponsor / Advertisement
Daftar Lengkap BTS 4G Kominfo, Ujung Aceh ke Pedalaman Papua
Foto: Infografis/ Daftar Lengkap BTS 4G Kominfo, Ujung Aceh ke Pedalaman Papua/ Ilham

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 2.000-an desa di Indonesia tercatat belum terjangkau sinyal 4G sama sekali atau mengalami blankspot. Sebagian besar wilayah yang belum tersentuh jaringan 4G tersebut berada di Papua.

"Sekarang posisinya di seluruh Indonesia, dari total sekitar 83.000 desa dan kelurahan, hampir 98% sudah ter-cuber. Masih ada sekitar 2.000 desa yang belum ter-cover," kata Direktur Utama Bakti Kementerian Komdigi, Fadhilah Mathar, saat ditemui usai acara Bakti Media Connect 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Fadhilah menjelaskan, terdapat sekitar 700 titik pemukiman di Papua yang belum terbangun infrastrukturnya. Sebelumnya, pihak Bakti telah berupaya membangun Menara Pemancar (BTS) di beberapa titik, namun terhenti akibat kendala keamanan.

Sejumlah daerah terdampak rencananya akan direlokasi demi mencapai target pemerataan jaringan. Saat ini, Bakti tengah berkoordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk melanjutkan program tersebut.

"Terutama untuk wilayah yang sudah ada infrastrukturnya, bagaimana kita melanjutkannya. Prosesnya sebenarnya tinggal memindahkan material dari gudang kami di Jayapura ke lokasi tujuan, misalnya ke Intan Jaya, lalu kita aktivasi on-air bekerja sama dengan operator seluler," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fadhilah juga memaparkan strategi keluar (exit strategy) yang mulai diterapkan Bakti di sejumlah kawasan yang telah dibangun. Langkah penarikan diri ini dilakukan berdasarkan beberapa kriteria khusus.

Iklan Sponsor / Advertisement

Kriteria tersebut antara lain ketika operator seluler swasta mulai masuk dan mengambil alih wilayah tersebut, atau saat trafik penggunaan tercatat sangat rendah sehingga memerlukan penyesuaian operasional.

"Sudah banyak wilayah yang kita exit. Ada beberapa ratus wilayah sekarang yang sudah exit, termasuk di NTT," pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article 267 Titik di Kaltim 'Gelap' Tak Ada Internet, Komdigi Buka Suara
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

2.000 Daerah RI Masih 'Gelap' Tanpa Internet, Paling Parah di Papua. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu
INDUSTRI IT

Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu

China memimpin pengembangan AI dengan nilai industri mencapai Rp 3.180 triliun pada 2025. Simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya →
Bakti Komdigi 'Exit' dari Wilayah 3T, Infrastruktur Akan Diserahkan ke Operator
TEKNOLOGI & IT

Bakti Komdigi 'Exit' dari Wilayah 3T, Infrastruktur Akan Diserahkan ke Operator

Bakti Komdigi jalankan exit strategy untuk alihkan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi ke operator. Fokus pada keberlanjutan layanan di wilayah matang.

Baca Selengkapnya →
Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Ilmuwan Teliti Bayangan Misterius Mirip Ular
TEKNOLOGI & IT

Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Ilmuwan Teliti Bayangan Misterius Mirip Ular

Ada fenomena aneh saat Gerhana Matahari Total. Akan tampak garis-garis gelap menyerupai bayangan ular yang bergerak cepat.

Baca Selengkapnya →