3 mnt baca (570 kata)
| |
INDUSTRI IT 13 August 2026, 12:40 WIB

Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina

Perusahaan Ukraina, Fire Point, kembangkan dua rudal balistik: FP-7 dan FP-9. FP-9 mampu menjangkau Moskow.

Iklan Sponsor / Advertisement
Rudal balistik FP-9 buatan startup Ukraina. (Dok. firepoint.technology)
Foto: Rudal balistik FP-9. (Dok. firepoint.technology)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan teknologi pertahanan Ukraina, Fire Point, sedang menyelesaikan pengembangan dua jenis rudal balistik buatan sendiri yang diperkirakan siap digunakan pada musim gugur tahun ini. Salah satu rudal memiliki jangkauan hingga 855 kilometer, yang berarti mampu menjangkau kawasan ibu kota Rusia, Moskow

Politico melaporkan bahwa rudal pertama yang akan siap untuk digunakan adalah FP-7, yaitu rudal balistik taktis jarak pendek yang kini dalam proses sertifikasi dan uji coba tempur. Dengan jangkauan mencapai 200 kilometer dan hulu ledak 150 kilogram, FP-7 difungsikan untuk menyerang target di darat serta sebagai amunisi sistem pertahanan udara.

"FP-7 sudah dalam proses sertifikasi. Itu memerlukan sejumlah peluncuran uji coba di bawah prosedur khusus," ujar Iryna Terekh, Direktur Utama sekaligus Kepala Teknologi Fire Point. "Kami akan melaksanakan peluncuran tersebut, membuktikan keefektifannya dalam pertempuran nyata, dan setelah itu rudal ini siap digunakan."

Jika berjalan lancar, rudal ini diprediksi siap digunakan musim gugur 2026. FP-7 juga menjadi bagian penting dari sistem pertahanan rudal bersama Eropa bernama Freyja. Fire Point menyediakan rudal dan peluncurnya, sedangkan sekutu Ukraina menyediakan komponen, radar, dan pelacak sasaran.

Bersamaan dengan FP-7, Fire Point juga mengembangkan FP-9 yang diperkirakan selesai pada akhir 2026. FP-9 punya jangkauan hingga 855 kilometer dengan hulu ledak 800 kilogram. 

Jangkauan tersebut memberikan Ukraina kemampuan untuk mengebom pusat pemerintahan Rusia yang dipimpin oleh Vladimir Putin di Moskow langsung dari Kiev, ibu kotanya. Jarak Kiev dan Moskow adalah 760-780 kilometer.

Tidak hanya mampu menjangkau seluruh wilayah Moskow dari Kyiv, tetapi FP-9 memiliki sisa jangkauan sekitar 75 kilometer lebih jauh hingga ke kawasan sekitarnya. Seluruh ibu kota Rusia beserta fasilitas militer, pangkalan udara, dan pusat pemerintahan kini berada dalam jangkauan serangan balistik Ukraina.

Dengan jangkauan tersebut, FP-9 mampu menjangkau wilayah Moskow dan sekitarnya dari dalam wilayah Ukraina. Rudal balistik jenis ini jauh lebih sulit dicegat dibanding rudal jelajah atau pesawat tanpa awak, sehingga keberadaannya mengubah keseimbangan kekuatan secara drastis.

"Jika tidak ada yang mengganggu pekerjaan kami, FP-9 juga siap musim gugur ini," tambah Terekh. Jika berhasil, Ukraina akan menjadi salah satu dari belasan negara di dunia yang memiliki kemampuan rudal balistik jarak jauh semacam ini.

Iklan Sponsor / Advertisement

Pengembangan rudal balistik buatan sendiri menjadi sangat mendesak karena Ukraina kini kekurangan peluru pencegat sistem Patriot. Pasokan dari Amerika Serikat terbatas karena Pentagon juga kesulitan mengisi stok sendiri yang terkuras oleh perang dengan Iran.

Daripada terus-menerus menunggu peluru pencegat dari luar, Ukraina memilih strategi balas menyerang, yaitu menghancurkan peluncur rudal Rusia sebelum diluncurkan.  FP-9 rencananya digunakan untuk menyerang pangkalan dan lokasi peluncuran musuh hingga ke wilayah terdalam Rusia.

Selain rudal balistik, Ukraina juga telah memiliki rudal jelajah FP-5 Flamingo berhulu ledak 1 ton dengan jangkauan hingga 3.000 kilometer, serta keluarga pesawat tanpa awak yang terbukti efektif menyerang kilang minyak dan fasilitas logistik Rusia.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article NASA Ternyata Sudah Bertemu Alien di Mars 50 Tahun Silam
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang
INDUSTRI IT

NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang

Teori hilangnya gravitasi Bumi pada 12 Agustus 2026 viral di media sosial.

Baca Selengkapnya →
BAKTI Ungkap Ada 2.000 Blankspot Internet di RI, di Mana Terbanyak?
CYBER SECURITY

BAKTI Ungkap Ada 2.000 Blankspot Internet di RI, di Mana Terbanyak?

BAKTI Komdigi ungkap 98 persen wilayah Indonesia terjangkau internet, namun 2.000 desa masih blankspot, terutama di Papua.

Baca Selengkapnya →
Kedaulatan AI Indonesia Dimulai dari Kampus, Ini Strategi Pemerintah
TEKNOLOGI & IT

Kedaulatan AI Indonesia Dimulai dari Kampus, Ini Strategi Pemerintah

Pemerintah fokus pada pengembangan AI lokal dengan meluncurkan pusat AI di UGM. Kolaborasi global dan penguatan talenta jadi kunci untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca Selengkapnya →