3 mnt baca (514 kata)
| |
INDUSTRI IT 13 August 2026, 11:40 WIB

UMKM Naik Kelas, 700 Produk Lokal Terjual di Tokopedia-TikTok Shop

Sumber Resmi: CNBC Indonesia Tech
DevNetCUK Tech Digest
UMKM Naik Kelas, 700 Produk Lokal Terjual di Tokopedia-TikTok Shop
UMKM Naik Kelas, 700 Produk Lokal Terjual di Tokopedia-TikTok Shop

Tokopedia-TikTok Shop mengajak UMKM lokal naik kelas melalui program 'Beli Lokal'. Sebanyak 700 produk lokal terjual. Simak!

Iklan Sponsor / Advertisement
Perayaan Kolaborasi Beli Lokal Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, di Jakarta, Kamis (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Novina)
Foto: (CNBC Indonesia/Novina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Angka penjualan fantastis dicatatkan oleh ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop. Sepanjang semester I-2026, hampir 700 juta produk lokal berhasil diserap pasar, melompat hingga 51% dibandingkan periode sebelumnya.

Lonjakan penjualan yang masif ini menjadi bukti nyata keberhasilan kampanye Beli Lokal dalam mendongkrak daya saing serta jangkauan pasar para pelaku UMKM di era digital.

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengungkapkan bahwa kunci dari lonjakan angka penjualan ini adalah kemudahan akses bagi konsumen untuk menemukan produk-produk dalam negeri.

"Ketika produk lokal semakin mudah ditemukan, peluang untuk bertumbuh dan mencetak penjualan tinggi pun menjadi semakin besar," ujar Stephanie dalam Perayaan Kolaborasi Beli Lokal Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Tak hanya memecahkan rekor penjualan produk lokal, jumlah pelaku usaha yang bergabung dalam gerakan Beli Lokal juga meroket lebih dari 50% pada semester I-2026. Keberhasilan ini didorong oleh integrasi konten kreatif, video pendek, hingga fitur live shopping yang terbukti ampuh menggaet calon pembeli.

Pasar Digital Capai Rp278 Triliun, Produk Lokal Jadi Tuan Rumah

Capaian penjualan ratusan juta produk lokal tersebut selaras dengan besarnya potensi pasar digital Indonesia. Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mencatat bahwa total transaksi belanja masyarakat di platform digital menembus Rp278 triliun pada kuartal II-2026 atau melonjak 30% dari kuartal sebelumnya.

Dengan penetrasi pengguna internet yang sudah mencapai 78% dari total populasi, Temmy mengapresiasi Tokopedia-TikTok Shop yang berhasil mengarahkan potensi kue ekonomi digital yang masif tersebut ke kantong para pengusaha lokal.

"Ini potensi luar biasa. Bayangkan kalau semua teman-teman UKM bisa mendapatkan porsi ini dalam bisnisnya. Dukungan afirmatif Tokopedia dan TikTok Shop terbukti berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produk lokal sama bagusnya dengan produk luar negeri," tegas Temmy.

Bukan Cuma Jualan, UMKM Diajak 'Naik Kelas'

Dampak dari laris manisnya penjualan produk lokal ini juga menyasar pada pembenahan internal UMKM. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison, menekankan bahwa tingginya angka transaksi harus diimbangi dengan pengelolaan usaha yang profesional.

Iklan Sponsor / Advertisement

Melalui program pendampingan, pelatihan legalitas, hingga akses pembiayaan yang diberikan platform, para pedagang lokal didorong untuk tidak sekadar mengejar omzet, tetapi juga merapikan tata kelola usahanya.

"Hampir 5 ribu pelaku usaha, kreator, dan afiliator telah mengikuti pelatihan kapabilitas. Dari yang tadinya pencatatan omzetnya tidak rapi, sekarang jadi teratur. Langkah-langkah konkrit inilah yang benar-benar membuat UMKM kita naik kelas secara ekonomi," pungkas Leontinus.

[Gambas:Video CNBC]
Next Article Komisi TikTok Shop Naik, Potongan ke Penjual Bisa Naik 16 Kali Lipat
Atribusi Sumber & Rujukan Editorial:

Artikel DevNetCUK ini disadur dan diberi konteks berdasarkan materi publikasi dari CNBC Indonesia Tech. Atribusi dan tautan asli dipertahankan untuk memudahkan pembaca memverifikasi informasi langsung ke sumbernya.

Baca Versi Asli di CNBC Indonesia Tech →

Tinjauan Redaksi — DevNetCUK

BUKAN ISI BERITA ASLI  |  Sumber asli: CNBC Indonesia Tech

UMKM Naik Kelas, 700 Produk Lokal Terjual di Tokopedia-TikTok Shop. — Dari sisi infrastruktur, setiap berita industri sebaiknya ditelaah dari 3 aspek penilaian: apakah berdampak pada keamanan, apakah berdampak pada skala/kapasitas, dan apakah berdampak pada SLA layanan. Gunakan 3 kriteria ini untuk menyaring agenda prioritas mingguan tim IT.

Iklan Sponsor / Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Bagikan wawasan teknologi infrastruktur IT ini kepada tim & rekan kerja Anda.

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua Berita →
NeutraDC Gaet PLN Ekspansi Kapasitas Data Center di Cikarang hingga 200 MW
TEKNOLOGI & IT

NeutraDC Gaet PLN Ekspansi Kapasitas Data Center di Cikarang hingga 200 MW

PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) memperkuat infrastruktur digital dengan ekspansi data center di Cikarang, menggandeng PLN untuk pasokan energi 200 MW.

Baca Selengkapnya →
Ribuan Buruh Bersatu, Bukan Cuma Minta Naik Gaji dan Bonus
INDUSTRI IT

Ribuan Buruh Bersatu, Bukan Cuma Minta Naik Gaji dan Bonus

SK Hynix menghadapi gejolak tenaga kerja dengan peluncuran serikat buruh baru. Begini tuntutan pekerja. Simak!

Baca Selengkapnya →
Janji Prabowo Bagikan 4 Layar Pintar ke Setiap Sekolah di Penjuru RI
TEKNOLOGI & IT

Janji Prabowo Bagikan 4 Layar Pintar ke Setiap Sekolah di Penjuru RI

Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menyalurkan layar pintar interaktif di setiap sekolah yang ada di Indonesia.

Baca Selengkapnya →