MIKROTIK LEVEL: INTERMEDIATE 👁️ 1 views

Panduan MikroTik Bandwidth Management: Konfigurasi Queue Tree, HTB, PCQ, dan Mangle L7 Marking

✍️ DevNetCUK Bandwidth Engineer 📅 06 Aug 2026
Panduan MikroTik Bandwidth Management: Konfigurasi Queue Tree, HTB, PCQ, dan Mangle L7 Marking
📌 Ringkasan Tutorial: Tutorial mendalam manajemen alokasi kecepatan internet pada MikroTik RouterOS. Memahami konsep pembagian bertingkat HTB, perataan otomatis PCQ per user, dan penandaan paket Mangle.

📘 Glosarium & Kamus Singkatan Bandwidth Management

  • HTB (Hierarchical Token Bucket): Metode pembagian bandwidth berhirarki dari induk (*parent*) ke anak (*child*).
  • PCQ (Per Connection Queue): Algoritma pembagi alokasi bandwidth secara otomatis dan adil kepada seluruh user aktif.
  • CIR (Committed Information Rate): Garansi nilai kecepatan bandwidth minimal yang dijamin didapat user (*limit-at*).
  • MIR (Maximum Information Rate): Batas nilai kecepatan bandwidth maksimal yang boleh dicapai user (*max-limit*).
  • Mangle: Fasilitas MikroTik Firewall untuk memberi label (*mark-connection / mark-packet*) pada paket data.

1. Mengapa Perlu Menggunakan Marking Connection Sebelum Marking Packet?

Daya komputasi prosesor (CPU) router terbatas. Jika kita menandai setiap paket satu persatu (*mark-packet* langsung), CPU akan dibebani inspeksi berulang. Dengan melakukan Mark Connection terlebih dahulu pada paket pertama (SYN), router hanya perlu melabeli koneksi sekali, lalu seluruh paket pengikutnya otomatis mewarisi label tersebut.

2. Penjelasan Detail Fungsi Parameter Command MikroTik CLI

Fungsi Parameter Perintah Mangle & Queue:

  • chain=prerouting: Memeriksa paket data di tahap paling awal saat baru memasuki router.
  • action=mark-connection: Menempelkan nama label identitas pada seluruh alur sesi koneksi.
  • passthrough=yes: Mengizinkan paket terus mengalir ke aturan mangle berikutnya di bawahnya.
  • pcq-classifier=dst-address: Membagi jatah alokasi kecepatan download berdasarkan IP tujuan perangkat user.

💻 Skrip Konfigurasi & Command CLI

# 1. Membuat PCQ Rate Download & Upload Otomatis:
# pcq-rate=2M -> Membatasi tiap user maksimal 2 Mbps secara independen
/queue type
add name="PCQ_DOWNLOAD_2M" kind=pcq pcq-rate=2M pcq-classifier=dst-address
add name="PCQ_UPLOAD_1M" kind=pcq pcq-rate=1M pcq-classifier=src-address

# 2. Mangle Marking Traffic Subnet LAN (192.168.10.0/24):
/ip firewall mangle
add chain=prerouting src-address=192.168.10.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=CONN_LAN passthrough=yes comment="Mark Conn LAN"
add chain=prerouting connection-mark=CONN_LAN action=mark-packet new-packet-mark=PKT_LAN_DN passthrough=no comment="Mark Packet LAN"

# 3. Hirarki Queue Tree HTB:
/queue tree
add name="TOTAL_BANDWIDTH_INDOM" parent=global max-limit=100M comment="Induk Utama Bandwidth"
add name="CLIENT_LAN_DOWNLOAD" parent=TOTAL_BANDWIDTH_INDOM packet-mark=PKT_LAN_DN queue=PCQ_DOWNLOAD_2M max-limit=50M limit-at=20M

Ingin Jasa Setting Jaringan Professional?

Tim Engineer DevNetCUK siap membantu penggelaran jaringan & data center perusahaan Anda.

💬 Hubungi Tim Engineer