MIKROTIK
LEVEL: ADVANCED
2 min read
Lab 120-150 menit
77 views
Panduan MikroTik Dual WAN Load Balancing PCC & Auto Failover Recursive Gateway
Modul Saat Ini
Keputusan Desain & Praktik Lapangan
Kapan desain dipakai, kesalahan umum, dan dokumen serah terima yang wajib disimpan.
DevNetCUK Senior Network Architect
•
25 Aug 2026
Executive Summary
Panduan implementasi dual WAN MikroTik menggunakan PCC dan recursive gateway, lengkap dengan route mark, sticky session, NAT per uplink, dan uji failover real.
Tested & Verified On
MikroTik RouterOS v7.14
Prerequisites
Dua koneksi ISP aktif dengan gateway masing-masing tersedia. Router sudah menjadi gateway utama LAN. Daftar aplikasi yang perlu bypass PCC sudah ditentukan.
Keputusan Desain yang Perlu Dipahami
- PCC cocok untuk traffic umum seperti browsing kantor.
- Sebagian aplikasi perlu dipaksa ke satu ISP.
- Recursive route jauh lebih aman daripada ping gateway modem saja.
Kesalahan yang Sering Terjadi di Lapangan
- Tidak membuat NAT terpisah per uplink.
- Menguji health-check hanya ke gateway modem.
- Membiarkan semua aplikasi ikut PCC tanpa evaluasi.
Artefak Serah Terima yang Harus Disimpan
- Daftar target recursive dan rule PCC.
- Hasil uji failover.
- Catatan aplikasi yang dibypass.
Langkah Lanjut Setelah Praktik
Setelah modul ini selesai, ulangi implementasi tanpa melihat catatan langkah demi langkah, lalu dokumentasikan hasil verifikasi, kendala, dan perubahan desain. Cara ini membantu materi benar-benar berpindah dari sekadar dibaca menjadi keterampilan kerja.
Tutorial Sebelumnya
Panduan Praktis Manajemen Bandwidth MikroTik untuk Kantor Kecil: Queue Tree, HTB, PCQ, dan L7 Marking
Tutorial SelanjutnyaPanduan Manajemen Bandwidth MikroTik: Queue Tree, Hierarki HTB & Pembagian Rata Dinamis PCQ
Masukan & Komentar Pembaca (0)
Diskusi Komunitas
Belum ada masukan pembaca. Jadilah yang pertama memberikan masukan atau pertanyaan.